Gubernur: Ahli Farmasi Harus Dukung Program Pemprov




Sumber: Humas pemprov

AHLI KESEHATAN Bidang farmasi diminta untuk mendukung program pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, dengan cara meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khusus layanan kefarmasian. Di samping itu pula, ahli farmasi juga diharapkan mendukung program gerakan masyarakat hidup sehat atau yang masyhur disebut Germas. Program ini bertujuan mengedukasi agar masyarakat dapat menjalani pola hidup sehat. 

Permintaan tersebut diungkapkan Gubernur Longki Djanggola ketika membuka rapat kerja nasional (Rakernas) ke 5 Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Jumat (7/9/2018) di sebuah hotel Palu. “Saya berharap, tenaga teknis kefarmasian ini dapat terus memacu peranannya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan khususnya pelayanan kefarmasian agar lebih tepat dan maksimal, serta turut mendukung program pemerintah, yaitu gerakan masyarakat hidup sehat (germas), agar masyarakat mampu untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat, sehingga akan terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya,” pintanya. 

Gubernur juga berharap pada ahli farmasi, bukan tanpa alasan. Karena mengingat peran mereka yang strategis dan jumlah mereka yang secara kuantitas cukup banyak. Di Sulteng saja tercatat ada 2.101 tenaga kefarmasian, yang terdiri dari 1455 tenaga teknis kefarmasian dan 646 apoteker yang mengabdi pada fasilitas kesehatan Puskesmas, Rumah Sakit dan Apotek. Atas perannya itu, gubernur menghimbau agar mereka terus meningkatkan pengetahuan dan kompetensinya, agar dapat memberikan pelayanan yang profesional dan dapat bersaing dengan situasi global. Karena dunia saat ini membutuhkan tenaga kesehatan yang mumpuni. 

Ketua panpel Rakernas Mugiati, S. Farm mengungkapkan bahwa tenaga teknis kesehatan ahli farmasi di samping tugasnya sehari, juga ikut mengembangkan Farmasi Indonesia, dan juga mengangkat derajat kesehatan masyarakat luas. Dengan demikian, mutlak bagi ahli farmasi untuk terus meningkatkan kapasitas kemampuannya, guna bekerja dan mengabdi kepada masyarakat secara profesional.
Seperti tema yang diangkat pada Rakernas tersebut “Penguatan Kompetensi Dan Peran Kolaboratif Tenaga Teknis Kesehatan Dalam Pembangunan Kesehatan Menuju Indonesia Sehat Serta Sinergisme Tenaga Kefarmasian Dalam Meningkatkan Mutu Kefarmasian.” 

Mugiati, menambahkan. Selain Rakernas juga dilaksanakan seminar yang diikuti 600 peserta, yang berasal dari berbagai daerah, Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Papua, Bali, Nusa Tenggara dan Sulawesi. Gelaran Akbar ini, katanya, pada akhirnya bertujuan terselenggaranya Rakernas Pafi 2014-2019 serta meningkatkan pengetahuan tenaga teknis kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, dan melaksanakan pekerjaan kefarmasian sesuai dengan perundang-undangan secara formal dan profesional. Dr. Faiq Bahlen selaku ketua pengurus pusat Persatuan Ahli Farmasi Indonesia juga turut hadir di dalamnya. **



Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN