Menghina, Mengusir, Mengancam Jurnalis Aptripel Dilaporkan ke Polisi


 
Reporter: Ramdan otoluwa

‘’Pergi Kau, Jangan Saya Liat Kau Disini. Kau Bilang Saya Korupsi’’ demikian sepenggal hal ikhwal laporan polisi nomor LP/105/IX/SKPT Polres Morowali tertanggal 06 September 2018 sebagaimana Bupati Aptripel Tumimomor sebagai terlapor. Korban, wartawan Harian Kaili Post & kailipost.com, Pariaman Tambunan melaporkan hal itu karena merasa dihina, diusir dan diancam oleh pejabat selevel bupati.

Kronologis kejadian, Jumat, 31 Agustus 2018 pelapor diundang oleh Dandim Morowali sekira pukul 19.00 Wita di TKP Bunginpile. Ternyata terlapor, Aptripel Tumimomor berada di tempat itu bersama dengan Kepala Dinas Kesehatan, Delnan. Melihat pelapor, terlapor dengan spontanitas mengusir dan mengeluarkan kata-kata hinaan, ‘’Pergi Kau, Jangan Saya Liat Kau Disini. Kau Bilang Saya Korupsi.’’

‘’Saya pun langsung menimpali kata-kata terlapor untuk menunjukkan bukti, dimana dan kapan saya tuduh dia korupsi. Tapi terlapor hanya diam,’’ terang pelapor ke redaksi. Agar tidak menambah gaduh, pelapor ditenangkan oleh Dandim Morowali. Pelapor pun akhirnya mengirim pesan singkat ke terlapor agar tuduhannya dapat diklarifikasi. Namun, sampai pelapor melaporkan hal itu tak juga dijawab pesan singkat pelapor.




Perkiraan pelapor, ia sebagai wartawan selama di Morowali Utara mengabarkan berita-berita dugaan korupsi sekaitan dengan penyidikan pembangunan gedung DPRD Morut dan pemeriksaan Kadis kesehatan Morut oleh Polda. ‘’Belum pernah saya menulis kasus dugaan korupsi terlapor. Tapi, bagi saya ini bukan soal ada tidaknya berita dugaan korupsi. Tapi ini adalah perilaku pejabat yang melanggar UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan KUHP,’’ terangnya.

Sementara itu, Aptripel Tumimomor yang dikonfirmasi via nomor 08219391333* berkali-kali tidak ditanggapi. **   


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN