Prof Basir: Demo Dan Gugatan Sering Terjadi



Reporter: Yohanes Clemens

REKTOR Universitas Tadulako (Untad), Prof Dr Ir H Muhammad Basir, MS, mengatakan demo dan gugatan sering terjadi di Untad. Di setiap, ada perubahan di kampus Untad tentu sering terjadi kontroversi dengan mahasiswa.

Prof Basir, menjelaskan, pada saat kenaikan uang kuliah tunggal (UKT), banyak mahasiswa yang tidak terima. Sampai-sampai demo terus, bahkan sampai di media sosial.

‘’Ini memang sudah menjadi tugas kita sebagai pemimpin, siap menerima segala macam persoalan. Sebab, merubah suatu lembaga perguruan tinggi (PTN) tidaklah mudah, seperti apa yang kita pikirkan.’’ Tandas rektor.

"Bayangkan, kita didemo oleh mahasiswa, soal UKT, yang katanya terlalu tinggi, kita terima saja. Bahkan saat ini kita dilapor hingga ke Ombusman Sulteng, dan akan digugat, yah kita terima saja. Karena memamg kontroversi seperti ini sering terjadi," ujar Prof Basir kepada media ini, saat ditanyai mengenai dirinya (rektor) yang dilaporkan ke pihak Ombusman belum lama ini.

Rektor melanjutkan, perubahan memang mahal. ‘’Sewaktu kami melakukan penataan tahun 2014 saat kita mau akreditasi dari C ke B kami juga didemo dan digugat. Namun, tetap kami jalankan terus demi perubahan Untad ke depannya. Sehingga dapat dibuktikan dengan kondisi kampus saat ini.’’ Terang Prof Basir.

"Coba kita lihat sekarang, yang antri minta fotokopi sertifikat akreditasi Untad adalah mereka yg dulu pimpin demo tolak penataan kampus. Kenapa? Karena baru sadar jika setiap pelamar CPNS harus tunjukkan bukti akreditasi. Dan kita lihat saja, empat tahun mendatang, yang demo kemarin itu juga yang nantinya akan antri minta foto kopi sertifikat akreditasi," cetus rektor sambil tersenyum.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN