Puluhan Kapal Donggala Mangkir Melaut



Reporter/donggala: Zubair yakub

PULUHAN Kapal motor (KM) nelayan Kabupaten Donggala mangkir melaut. Bukan karena faktor cuaca yang buruk, lantaran disebabkan faktor proses administrasi laik melaut yang sangat birokrasi.

Puluhan KM nelayan ini umumnya terkendala ijin. Baik ijin baru maupun perpanjangan ijin. Sejumlah nelayan menyebut mereka batal melaut umumnya karena faktor pengurusan perpanjangan ijin.

Selain itu diduga dalam pengurusan surat pelayaran, khususnya yang didatangani oleh Sahbandaran Pantoloan. Termasuk pengukuran tonase kapal dengan biayanya yang mencekik leher.

‘’Selain pengurusannya rumit dan memakan waktu lama, juga ada biaya yang dipatok pihak berwenangan mengeluarkan rekomendasi pengapalan," ungkap sumber yang enggan disebut namanya. Fenomena para nelayan ini menjadi problem baru di kalangan pelayanan di wilayah Kabupaten Donggala.

Menanggapi hal itu anggota dewan Donggala juga Ketua Komisi I, Abubakar Aljufrie, menyoroti sistem yang diterapkan lembaga vertikal tersebut. Justru sebaliknya, kata dia, harusnya pihak terkait mempermudah para nelayan untuk mendukung Program Nawacita Joko Widodo yang meminta semua jajaran mempermudah akses pelayanan. Dia meminta para nelayan tersebut untuk menyampaikan aspirasinya ke DPRD Donggala, agar bisa ditindak lanjuti.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN