Puncak KBN IX 2018 Digelar di Parmout


 
Sumber: Humas Parmout

KEMAH Budaya Nasional (KBN) IX 2018 digelar kemarin (17/09/2018) di lokasi eks Sail Tomini Kayu Bura Parmout. Kegiatan KBN diawali dengan defile peserta yang diikuti oleh 34 provinsi se Indonesia. Bupati Parigi Moutong H Samsurizal Tombolotutu mengucapkan selamat datang di Bumi Perkemahan Kabupaten Parigi Moutong kepada seluruh tamu undangan KBN. "Selamat datang di bumi Songu Lara Mombangu. Parigi Moutong adalah miniatur Indonesia,"ucap Bupati.

Sementara itu, Gubernur yang diwakili Asisten Administrasi dan Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulteng Muliono dalam sambutanya mengatakan, bangga dengan hadirnya seluruh 34 provinsi. Lanjut ia, dengan kegiatan KBN ini akan lebih meningkatkan Budaya khususnya dalam mempertahankan leluhur budaya Indonesia.



"Kegiatan Kepramukaan merupakan rangkaian pembelajaran ektra kulikuler di sekolah, olehnya sangat penting dilakukan KBN hari ini untuk menyatukan kembali seluruh budaya Indonesia," ungkapnya. Selanjutnya Ketua Gerakan Pramuka Nasional yang diwakili Prof Dr Budi Priyatno mengatakan, kegiatan KBN merupakan media meningkatkan persaudaraan antar sesama.

"Adik adik Pramuka datang dari 34 provinsi tentunya banyak budaya yang dibawah seperti permainan yang menantang dan tentunya juga sangat menyenangkan, Kaka berharap, jaga kesehatan, ikuti kegiatan KBN ini dengan baik sehingga melalui KBN akan lebih mengenal satu sama lain budayanya masing masing," pungkasnya. Selanjutnya pada kegiatan itu dilakukan upacara Kepramukaan yang dipimpin langsung Menteri Pendidikan yang diwakili Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Herman Larit.



Hadir dalam Kegiatan KBN Para Pejabat tinggi dari Kementerian Pendidikan RI, Para Penggalang Pramuka Kwarcab, Kwarda dan Kwarnas, para Pejabat Provinsi Sulawesi Tengah, Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, unsur Forkompimda, para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan seluruh masyarakat Parigi Moutong.

Direktur Sejarah Kemendikbud RI Dra Tri Wulandari MSc dalam sambutanya mengatakan, melalui KBN ke IX 2018 di Kabupaten Parigi Moutong, para penggalang pramuka disiapkan untuk menjadi manusia yang berkualitas, mandiri serta memahami dan mengenal identitasnya. Pengenalan identitas untuk penguatan karakter bangsanya, sehingga saling memahami, bersatu menjadi sebuah bangsa dan negara yang besar.




Sejarah budaya merupakan keanekaragaman, dan mengilhami KBN hari ini sesuai tema yang diusung "Pelangi NKRI Di Kayu Bura". "Melalui kegiatan kepramukaan, mental, tunas akan terbangun semakin kuat, rasa solidaritas akan terbangun dan diharapkan menjdi langkah positif nantinya. Kegiatan KBN diikuti  3000 orang Penggalang pramuka.

Direktur Kebudayaan Kementerian Pendidkan dan Kebudayaan RI bertindak sebagai inspektur upacara Kepramukaan, dalam sambutanya Dirjen memperkenalkan kepada seluruh peserta KBN bahwa Parigi Moutong adalah NKRInya Indonesia. "Saya dapat informasi dari Pak Bupati Parigi Moutong, ditempat kegiatan kita saat ini, pertama kalinya pada tahun 1945 dikibarkan bendera merah putih,"ujarnya.

KBN 2018 resmi dibuka, ditandai dengan peniupan seruling LaLove oleh Dirjen Kebudayaan, didampingi asisten Asministrasi dan organisasi Setda Provinsi Sulteng, Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong, Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, ketua Kwarnas Pramuka serta pejabat tinggi lainnya.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN