Sosialisasi Media Penyiapan Generasi Emas



Reporter/Luwuk: Imam Muslik

ANGKA Kasus stunting di Kabupaten Banggai cukup tinggi, mencapai 29,5%, yang dalam 3 tahun terakhir dapat ditekan hingga 21%. Olehnya itu Banggai ditunjuk sebagai kabupaten percontohan penanganan kasus stunting.

Demikian pemaparan Bupati Banggai, Herwin Yatim saat sosialisasi media penyiapan generasi emas di Gedung Graha, Luwuk, Jum’at (31/8/2018).

“Kenapa Banggai jadi percontohan. Karena setelah 3 tahun kita intervensi dan dilahirkan inovasi baru, kasus stunting turun hingga 21%. Stunting tidak bisa diukur dalam kurun wakti 1 tahun, demi mendapatkan generasi emas 10 hingga 20 tahun kedepan,” kata Bupati Herwin Yatim.

Olehnya itu, penyiapan generasi emas perlu diperhatikan sehingga program yang dilahirkan adalah dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan anak sebagai generasi penerus.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Badan Koordinasi Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tengah, Abdullah Kema mengharapkan Banggai terbebas dari kasus stunting di masa yang akan datang.

“Ada beberapa masalah yang harus mendapat perhatian. Pertama jumlah KK yang masih kategori kurang mampu dan setelah dicanangkan kampung KB bisa segera ada perubahan dan perbaikan,” terangnya.

Permasalahan lain menurut Abdulah Kema seperti KK yang belum memiliki jamban keluarga.

“Tentunya ini menjadi perhatian Dinas PUPR, sehingga bupati bisa mengeluarkan surat perintah kepada kadisnya,” katanya.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi antara lain Fokopimda Banggai, pimpinan OPD, camat, lurah dan kades se Kabupaten Banggai, serta tokoh masyarakat.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN