Tercatat Dua Kali Polisi Kurir Sabu


Rilis Kasus Narkotika Polda Sulteng
Reporter: Yohanes clemens

TERCATAT Ada dua anggota aktif polisi di Polda Sulteng terlibat menjadi kurir Narkoba jenis sabu-sabu. Medio tahun lalu, satu anggota Serse ditangkap dan ditembak di sebuah hotel berbintang di Palu. Rencana akan membawa 5 kilogram sabu ke Jalan hayam Wuruk dari seorang pemilik sabu yang menginap di hotel tersebut. Kini hal yang sama terjadi lagi.

Wakapolda Sulteng, Setyo Budi menegaskan bahwa pihaknya masih memburu dan mendalami kasus satu kilogram sabu-sabu yang menjerat anak buahnya - Bripka Agustang serta keterlibatan pelaku lainnya. "Tentu akan dilakukan proses pidana, dan selain proses pidana, tersangka Bripka juga akan menjalani sidang kode etik kepolisian dengan sanksi berat yakni, pemberhentian tidak dengan hormat alias dipecat," kata Setyo Budi Selasa (25/09/2018) kepada wartawan saat konfrensi pers.

Sebelumnya, aparat Direktorat Narkoba Polda, meringkus Bripka Agustang (36) anggota Polri. Bripka Agustang diringkus Kamis, (20/09/2018), sekitar jam 14:15 Wita, di depan kantor agen jasa pengiriman barang di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu bersama barang buktinya satu kilogram sabu-sabu.

Setyo Budi, melanjutkan, proses hukumnya sementara berlangsung dan kasusnya masih dalam pengembangan. Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng Kombes Polisi Sigit Kusmardjoko menjelaskan, Dari pengungkapan kasus itu, kami menyelamatkan sebanyak 8.887 orang dari pengaruh bahaya narkoba.

"Dalam waktu dekat pihak kami akan mengajukan ke Pengadilan Negeri terkait dengan pemusnahan barang bukti narkoba yang diungkap tersebut." “Saat ini kami masih menunggu pemeriksaan dari Balai POM dulu. Jika sudah keluar penetapan dari pengadilan, maka sesuai ketentuannya tujuh hari setelah itu barang bukti dapat dimusnahkan,” cetusnya.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN