Tingkat Kelahiran Anak di Sulteng Turun 0,5 %



Reporter: Firmansyah

SESUAI Hasil survei Demografi selama kurun waktu lima tahun, Sulteng berhasil menurunkan angka kelahiran total (TFR) 2017 sebanyak 0,5 persen. Dari lima tahun sebelumnya sebanyak 3,2 persen, turun 2,7 persen. Hal itu diungkapkan Wali Kota, Hidayat saat peringatan Hari Keluarga Nasional ke-25, sekaligus pencangan kampung KB di Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Selatan, pekan lalu.

Selain itu, Wali kota juga membeberkan bahwa Sulteng berhasil meningkatkan pemakaian kontrasepsi (CPR) 52,5 persen pada SDKI dalam kurun waktu satu tahun bertambah sebanyak 59,3 persen ditahun 2017. BKKBN sebagai inisiator selaku instansi yang membidanginya, mendapat opini yang baik dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dengan kategori wajar tanpa pengecualian (WTP).

Namun, hal itu menurut Wali kota bukan berarti harus berbangga diri. Karena kedepanya harus lebih baik lagi, masih banyak yang harus ditingkatkan. Seperti menurunkan resiko kematian ibu melahirkan, mengurangi angka perkawinan dini, meningkatkan pelayanan KB hingga ke pelosok daerah, serta menyukseskan program kampung Keluarga Berencana.

Olehnya Hidayat berharap agar semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dapat bekerja dengan sebaik-baiknya, dalam mendukung program pemerintah. Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Hari keluarga adalah hari kita semua. Cintai keluarga, agar semua lebih mudah. Istana yang paling berharga, adalah keluarga," ungkapnya.

Selain itu, Wali kota kembali mengingatkan kepada masyarakat, agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Sehingga terciptanya suasana yang nyaman, dalam mendorong Palu menjadi kota destinasi wisata.

Wali kota juga mengungkapkan bahwa tanggal 28 September hingga 3 Oktober 2018. Akan dilaksanakan Festival Pesona Palu Nomoni III, serta perayaan Hari Habitat Sedunia. Tentunya hal itu akan didatangi oleh pengunjung domestik maupun mancanegara. Oleh sebab itu dia mengimbau segenap masyarakat Sulteng, utamanya kota Palu. Untuk bersama menyukseskan even Nasional tersebut. Dengan menjaga keamanan, ketentraman, ketertiban dan keindahan. Sehingga pelancong akan merasa betah untuk tinggal lebih lama lagi di Palu.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN