Tipikor Selidiki Pembukaan Jalan Rp9,5 M



Reporter: Ramdan otoluwa

BERDASARKAN Informasi masyarakat diduga ada penyimpangan dari pembukaan jalan sepanjang 7 Km yang mulai titik nol dari Desa Parangisi sampai dengan Desa Uepakatu Kecamatan Mamosalato Kabupaten Morut. Proyek itu menelan biaya Rp9,5 M anggaran tahun 2017.

Tim Tipikor Polda Sulteng dipimpin Kasub Ditreskrimsus AKBP Teddy Salawati turun langsung ke lapangan untuk memeriksa pembukaan jalan tersebut. Menurut Teddy pembukaan jalan ini termasuk pemborosan anggaran dan tidak tepat sasaran. Pembukaan jalan ini tidak sesuai dengan anggaran yang telah di kucurkan pemerintah dengan anggaran yang 9,5 M, sehingga anggaran itu mubazir.

Tujuan utama kami turun kelapangan untuk mencek langsung pembukaan jalan ini dalam rangka tahap awal penyelidikan dan akan diteruskan ke team ahli tehnik nantinya, ujar Teddy. Seharusnya pemerintah Morut jeli dalam tahap memulai pembuatan badan jalan, harus diteliti betul medannya, apakah lokasi tersebut memungkinkan atau tidak, seperti begini. Ini sudah sangat merugikan uang negara, yang seharusnya pembangunan itu bermanfaat bagi masyarakat, kalau seperti begini tidak bermanfaat bagi warga bahkan pemborosan uang negara tutur Teddy.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN