TOMATA – BETELEME KINCLONG


 

SESUAI Dengan kontrak, 08 September 2018 pekerjaan infrastruktur Paket Tomata – Beteleme MYC telah tepat waktu 100 persen sesuai dengan PHO tanggal 09 September 2018 lalu. Seperti diketahui, jalur trans Sulawesi itu tiga tahun yang lalu begitu sangat rusak, berlumpur dan memperihatinkan. Tetapi sejak digelontorkan anggaran MYC dan dikerjakan s elama 1080 hari, kini jalur Tomata – Beteleme sudah kinclong.


Paket Tomata – Beteleme dikerjakan PT Jaya Konstruksi Multi Graha KSO. Kontrak sejak 17 September 2015 lalu hingga 08 September 2018. Pekerjaan Jalan Tomata Beteleme tersebut terdiri dari dua segmen. Segmen pertama yaitu sepanjang 21,6 Km dari Desa Ensa sampai Morowali Utara. Sedangkan segmen kedua 5 Km Kota Beteleme Kabupaten Morowali Utara. Total panjang penanganan 26,6 Km. Demikian dikatakan PPK 15 Koridor Tindantana (BTS provinsi Sulsel ) Taripa – Beteleme, Jimmy Adwang ST, MT.

Dengan PHO tersebut, diharapkan jalur Taripa _ Beteleme sudah dapat dinikmati masyarakat untuk memperlancar jalur trasnportasi, ekonomi dan sosial. Pihak rekanan juga masih memiliki kewajiban untuk masa pemeliharaan.

Seperti dilansir sebelumnya oleh media, bahwa Kementerian Pekerjaan Umum mengucurkan anggaran sebesar Rp280 miliar untuk meningkatkan jalan nasional di ruas Tomata-Beteleme, yang selama ini kondisinya rusak berat.
"Insya Allah pertengahan 2018 jalan tersebut sudah beraspal mulus selebar tujuh meter dengan bahu jalan dua meter. Mohon warga bersabar menantikan penyelesaian pekerjaan ini," kata Kepala Balai Satuan Kerja Pembangunan Jalan nasional (Satker PJN) Wilayah III Sulawesi Tengah Iskandar Rasyid, media 2016 lalu. 
Ia menjelaskan bahwa pemerintah memberi perhatian khusus terhadap ruas jalan nasional ini karena kondisinya yang sangat parah dibanding ruas-ruas jalan nasional lainnya di Sulteng. 
Padahal, kata Iskandar, jalan ini sangat strategis sebab merupakan urat nadi perekonomian ke Kabupaten Morowali Utara dan Morowali yang kini sedang berkembang pesat pembangunan instrastuktur industri pertambangan dan perkebunan. "Daerah-daerah seperti Morowali dan Morowali Utara saat ini begitu pesat pembanguan infrastruktur industri sehingga tentu sangat dibutuhkan instrastuktur transportasi yang memadai," ujarnya.  Selain itu, ruas Tomata-Beteleme ini merupakan poros Trans Sulawesi yang akan menghubungkan Kota Palu dengan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, melalui Poso dan Morowali.** 


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN