Wabup Buka Rapat Atasi Kemiskinan & HIV/AIDS




Reporter/luwuk: Imam muslik

PENANGGULANGAN Kemiskinan dirangkaikan dengan sosialisasi program sistem layanan rujukan terpadu sekaligus kegiatan Penularan HIV/AIDS di Banggai, (5/9/2018) di ruang rapat Pahangkabota Bappeda & Litbang Kabupaten Banggai, dihadiri Wakil Bupati Mustar Labalo, Ketua tim penanggulangan HIV/AIDS Propinsi Sulteng dr. hj Muslimah, Forkopimda, pimpinan OPD Banggai.

Mustar sebagai Ketua Tim koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah  (TKPKD) mengatakan bahwa kemiskinan merupakan permasalahan nasional. Sehingga memerlukan langkah-langkah konkrit penanganan yang terpadu dan menyeluruh. Tujuannya, guna mengurangi beban dan memenuhi hak-hak masyarakat seperti meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat serta menjamin keberlanjutan usaha kecil dan mikro masyarakat miskin.

Masalah kemiskinan adalah masalah yang kompleks. Sehingga memerlukan keterlibatan berbagai unsur yakni seluruh pendampingan dunia usaha dan sektor masyarakat secara keseluruhan. Pemkab Banggai telah melaksanakan penanggulangan kemiskinan mulai berbagai program dan kegiatan dalam memenuhi kebutuhan dasar warga secara layak.

Bentuk upaya mengurangi langkah kemiskinan mulai pelaksanaan pembangunan, dan merupakan perwujudan visi pemerintahan daerah kabupatn banggai mewujudkan kabupaten banggai sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, pertanian, kemaritiman berbasis kearifan lokal dan budaya.

‘’Kalau kita melihat dua tahun terakhir jumlah dan presentase penduduk miskin Banggai mengalami penurunan berdasarkan data terakhir yang dirilis BPS (Badan Pusat Statistik) tahun 2017 kemiskinan di Banggai mencapai 9,20% dengan jumlah masyarakat miskin sekitar 33.500 jiwa, hal ini penurunan pada tahun 2016 yaitu 9,47 % dengan jumlah masyarakat 33.970 jiwa. Untuk di Sulteng, Banggai menduduki peringkat kedua menurunkan angka kemiskinan.’’ Terang Wabup.

Pencapaian yang telah diperoleh Kabupaten Banggai tahun 2017 dalam menurunkan angka kemiskinan apabila dibandingkan dengan target pada tahun pertama sesuai rencana pembangunan menengah daerah (RPJMD) Banggai tahun 2016 sd 2021 yaitu 9,0 % sampai dengan 9,03 %.
Apabila dibandingkan tentunya telah memenuhi target yang telah ditetapkan, ‘’Akan tetapi kita tidak bisa merasa bangga dengan apa yang telah dicapai, yang terpenting adalah kelanjutan penyusulan program, dan kegiatan yang mudah-mudahan, menyetuh langsung pada masyarakat miskin.’’ Terang Wabup lagi.

Banyak kasus yang telah terjadi keluarga miskin dan rentan miskin tidak menerima layanan perlindungan umum sosila secara konprehensif, dan masih terdapat keluarga miskin yang tidak menerima manfaat dan program yang tersedia. Walaupun layak menerima bantuan untuk itu dibutuhkan peran aktif seluruh tim koordinasi penanggulan kemiskinan daerah  (TKPKD) dan seluruh pembantu kepentingan dalam merencanakan serta mengeawal dan mengevaluasi program penanggulangan kemisikinan.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN