Gubernur Tinjau Posko Pengungsi dan Infrastruktur di Sigi

Gubernur Sulteng, H Longki Djanggola meletakkan batu pertama pembangunan Huntara di Desa Sibalaya Kabupaten Sigi, Sabtu, 13/10/2018

PALU (Kaili Post) - Gubernur Sulawesi Tengah  H Longki Djanggola melakukan peninjauan sejumlah wilayah terdampak bencana gempa dan likuifaksi di Kabupaten Sigi, (13/10). Didampingi Kadis Bina Marga H Syaifullah Djafar, Kepala BPBD Bartholomeus dan Karo Humas Protokol Haris Kariming meninjau beberapa kamp pengungsian dan infrakstruktur yang rusak akibat bencana. 

Dalam peninjauannya, Gubernur melihat dampak likuifaksi di Desa Sibalaya Selatan, Kecamatan Tanambulawa, dan menyerahkan bantuan sembako di posko pengungsi Desa Salua Kecamatan Kulawi dan lanjut meninjau kondisi jalan poros Kulawi dan jalan poros Palu-Bangga. 

"Untuk poros Palu-Kulawi memang sebelumnya rusak berat, namun sudah bisa dilalui dengan menggunakan kendaraan roda dua. Sementara poros Palu- Bangga rusak dan saat ini Kementerian PU PR bersama Dinas Bina Marga Sulteng sedang membangun jembatan belly. Diharapkan 5 hari kedepan sudah bisa dilalui," jelas Karo Humas Protokol Haris Kariming. 

Di Desa Sibalaya, Gubernur Longki Djanggola melakukan peletakan batu pertama pembangunan Hunian Sementara (Huntara). Sebanyak 400 Huntara ini merupakan bantuan Kementerian BUMN yang pelaksanaannya di koordinir oleh Bank Mandiri. Lokasi pembangunannya 300 unit di Desa Lolu Harapan dan 100 unit di Desa Sibalaya Selatan Kabupaten Sigi. 

"Lokasi pembangunan Huntara ini dinyatakan aman hingga tersedianya hunian tetap dari pemerintah melalui PU PR. Dengan dibangunnya Huntara ini, Kabupaten Sigi adalah daerah yang paling cepat menyediakan lahan untuk hunian sementara," terang Karo Humas. 
Lebih lanjut Karo Humas mengungkapkan, dibangunnya Huntara tersebut Gubernur berharap kepada pemerintah Kabupaten Sigi agar nantinya yang menempati benar-benar warga pengungsi yang tidak mempunyai tempat tinggal. Mereka adalah orang yang benar benar mengalami kehilangan tempat tinggal akibat bencana likuifaksi. 

"Gubernur meminta kepada Bupati sigi,  camat dan kepala desa agar yang menempati Huntara benar benar diteliti dan dipastikan pendataannya. Bahwa mereka yang nantinya tinggal di Huntara adalah warga yang memang kehilangan tempat tinggal akibat bencana," ungkap Karo Humas.***
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN