Lewara Meluap, Aktivitas MCK Terganggu


reporter: ikhsan madjido

WARGA Kelurahan Pengawu dan Palupi yang sebagian memanfaatkan Sungai Lewara sebagai tempat mandi, cuci, kakus (MCK) sejak hari pertama gempa bulan lalu, saat ini tidak dapat lagi beraktivitas di sungai itu. Pasalnya, hujan deras di hulu sungai kemarin (Selasa, 30/10/2018) menyebabkan air meluap memenuhi sungai serta airnya keruh.

Mereka terpaksa ber MCK di sungai karena satu-satunya sumur bor milik PDAM rusak akibar gempa dan hingga hari ini belum dapat diperbaiki. “Saya sementara ba cuci dan siap-siap mau mandi, tiba-tiba air bertambah banyak,” ujar Elfira, salah seorang warga. Ketua RW 1 Vatudea Kelurahan Pengawu Kecamatan Tatanga, H Zaenuddin yang biasanya ikut mandi di sungai, sore itu membatalkan hajatnya. “Tidak bisa lagi mandi, kotor dan keruh airnya,” katanya sambil pulang dengan membawa peralatan mandinya.

Banyak warga yang hanya bergerombol di pinggir sungai dan memperhatikan check dam yang menahan air, karena beberapa retak-retak dihantam gempa. Dikhawatirkan apabila volume air bertambah, check dam tidak mampu menahan air yang akan mengakibatkan banjir bandang.

Sungai Lewara yang berhulu di kaki pegunungan Matantimali dan Gawalise ini kerap meluap saat hujan mengguyur hulunya. Akhir tahun 1996 lalu pernah terjadi banjir bandang yang melanda Kelurahan Pengawu akibat bobolnya check dam penahan air di pinggir sungai.**
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN