Longki: ASN Pemprov Sulteng, Ayo Bangkit

Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jalan Sam Ratulangi, Palu (Foto:IST)

Gubernur Longki Djanggola memotivasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi agar jangan larut dalam kondisi pasca gempa, tsunami dan likuifaksi yang melanda Palu-Sigi-Donggala.

“Sebagai pelayanan masyarakat kita harus memberi teladan memotivasi masyarakat supaya dapat bangkit dari keadaan ini. Untuk itu saya tegaskan agar seluruh ASN bekerja di Biro Biro, kantor BPKAD agar bekerja di ruang kerjanya masing masing,” kata Longki Djanggola usai meninjau kondisi seluruh ruangan kerja Biro dan BPKAD Kantor Gubernur, Senin (15/10/2018).

Menurut penilaiannya ruangan kerja kantor gubernur masih layak untuk digunakan untuk melayani masyarakat. Pihaknya juga meminta kepala Kabid Aset supaya menyampaikan data kondisi kantor pemerintah daerah untuk selanjutnya akan diasesment Dinas Cipta Karya untuk kelayakan pemanfaatannya.

Dilansir dari kompas.com Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, sebanyak 99 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di kota Palu, Sulawesi Tengah tewas dalam bencana gempa dan tsunami. Rincian 99 ASN tersebut yakni 59 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan 40 ASN dari lingkup pemerintahan. “Untuk Sigi dan Donggala, datanya masih di BNPB. Saya baru dapatkan untuk di Palu saja. 40 ASN yang tewas karena bencana itu disebabkan sedang ada acara di lokasi setempat,” kata Tjahjo di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (11/10/2018).


Dilanjutkan Tjahjo, saat ini roda pemerintahan di kota Palu telah berjalan 60 persen, meskipun banyak gedung pemerintahan yang rusak akibat bencana.

Namun, untuk pelayanan masyarakat masih bisa berjalan dengan mendirikan tenda darurat di lokasi bencana agar pemerintahan tetap berjalan. “Tata kelola pemerintahan masih kami invetarisir, mana yang rusak mana yang bisa diperbaiki bahkan hingga tingkat desa. Sekarang pemerintahan di Palu sudah berjalan 60 persen,” ujarnya. Tjahjo menerangkan, gedung pemerintahan yang masih berdiri belum ada yang berani menempati kantor karena masih diselimuti rasa takut gempa susulan. “Sekitar 60 persen ASN sudah masuk kerja, tapi memang belum berani masuk kantor sehingga berkantor di tenda darurat," kata dia.**
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN