Pemkab Janji Serius Konflik Bahodopi


Reporter/morowali : bambang sumantri

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Morowali menunjukkan keseriusannya dalam upaya menyelesaikan konflik horizontal yang terjadi di Kecamatan Bahodopi beberapa hari terakhir. Setelah kedatangan Kapolda Minggu kemarin, giliran Danrem 132/Tadulako dan Pangdam XIII/Merdeka yang menginjakkan kakinya di Bumi Tepe Asa Moroso.

Dalam konferensi pers di ruang kerjanya, Bupati Morowali, Taslim menjelaskan bahwa kondisi Bahodopi tepatnya di Desa Bahomakmur senagai pusat pertikaian sudah kondusif dan telah ada keaepakatan antara kedua belah pihak kelompok warga, apalagi hari Minggu kemarin ada kunjungan Kapolda Sulawesi Tengah.

"Kondisi di sana sudah mulai kondusif, tidak seperti yang beredar di media sosial, olehnya itu kamieminta kepada seluruh rekan-rekan media yang resmi ini memberikan informasi kepada seluruh masyarakat tentang situasi sebenarnya yang terjadi di sana" jelasnya.

Taslim juga mengatakan bahwa aparat keamanan baik dari TNI maupun Polri yang bertugas di lokasi kejadian sudah cukup memadai dan akan dipulangkan jika kondisi sudah benar-benar aman dan terkendali. "Jika kondisi sudah benar-benar aman, maka aparat juga pasti akan dipulangkan, dan kami juga berharap agar tidak ada kecurigaan antar dua kelompok bahwa akan ada penyerangan dari masing-masing kubu" ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, informasi terakhir dari pihak Pemkab Morowali bahwa Pangdam XIII/Merdeka dan Danrem 132/Tadulako tengah menggelar kunjungan di wilayah tempat terjadinya konflik.

Salah seorang warga yang ditanyakan jumlah korban luka akibat bentrok, saat ini sebanyak tujuh orang yang dirawat di RSUD Morowali. Sebelumnya, aparat keamanan dan pemerintah serta tokoh agama dan masyarakat di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah terus berupaya mendinginkan situasi di Bahodopi yang sempat diwarnai pertikaian antar dua kelompok Sabtu, (27/10/2018) kemarin pekan. Kesepakatan perdamaian diteken oleh berbagai pihak, dengan harapan situasi di Bahodopi kembali kondusif.

Kesepakatan perdamaian antar dua kelompok yang bertikai di Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah telah ditandatangani pada Minggu, 28 Oktober 2018. Dalam pertemuan di Mapolsek Bahodopi yang melibatkan Forkopimda Kabupaten Morowali, pemerintah kecamatan, kepala desa, tokoh agama, tokoh pemuda dan masing-masing perwakilan kelompok yang bertikai bersepakat mendukung sepenuhnya upaya perdamaian di wilayah Morowali khususnya di Kecamatan Bahodopi.
Poin lain kesepakatan itu menyatakan bahwa, warga masyarakat yang masuk dari daerah lain yang ke wilayah Bahodopi dan melakukan tindakan anarkis segera dipulangkan. Kesepakatan itu juga menyatakan Seluruh kafe-kafe yang ada di wilayah Bahodopi akan ditertibkan aparat keamanan.

Pasca penandatangani kesepakatan damai itu maka tidak diperbolehkan lagi ada konsentrasi kelompok-kelompok masyarakat dengan tujuan melakukan tindakan yang bersifat provokasi maupun tindakan yang mengarah melawan hukum.

Kapolres Morowali, AKBP Dadan Wahyudi kepada wartawan di Bahodopi berharap pasca kesepakatan itu akan dapat menjalin kembali toleransi antar masyarakat. Camat Bahodopi Jalaludin menyatakan untuk mendinginkan situasi pihaknya berupaya untuk mensosialisasikan capaian kesepakatan damai tersebut kepada segenap warga masyarakat di wilayah itu.**
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN