Pemkot Palu Alokasikan Dua Ribu Huntap untuk Korban Gempa

Hunian tetap (huntap) untuk korban bencana (Foto: IST)


Reporter: Firmansyah
Pemerintah Kota (Pemkot) Palu mengalokasikan dua ribu hunian tetap (huntap) untuk warga Palu yang terkena dampak bencana alam gempa dan tsunami yang disertai likuifaksi.

"Ada yang ingin membantu kita dengan mengolikasikan hunian tetap sebanyai 2000 unit kepada masyarakat yang terkena dampak bencana alam. Namun mereka meminta agar lokasi tanah untuk pembangunanya, segera disiapkan," kata Wali Kota Palu, Hidayat, di Gedung DPRD Kota Palu, Kamis (18/10/2018).

Olehnya, Wali Kota bersama perangkat terkait, dibantu oleh tim dari Jepang (Jaiga) telah melakuan peninjauan, sekaligus membuat Master Plan kawasan untuk pembangunan hunian tetap tersebut, apakah sesuai dengan prototipe keamanan maupun kelayakan menurut geografis dari Kota Palu sendiri.

Penggunaan lokasi pembangunan hunian tetap tersebut menurut Hidayat, terdapat di enam kecamatan di kota Palu. Dengan memanfaatkan lahan bekas HGB.

Kementerian PUPR memberi dead line dua tahun untuk penentuan lokasi pembangunan hunian tetap tersebut. "Batas waktu yang diberikan terlalu lama. Olehnya pemkot bersama dekot akan segera melakukan koordinasi dalam menyikapi hal itu," ujarnya.

Lebih jauh lagi, Wali kota membeberkan bahwa pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi mereka yang terdampak bencana alam menurutnya telah dilakukan pengerjaanya di wilayah Kelurahan Petobo. Dengan batas waktu pembangunan dari Kementerian PUPR selama dua bulan. Jumlah rumah yang terdampak bencana alam, berjumlah sekitar delapan ribu.***

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN