Pertamina Suplai Elpiji Sulteng 30 Ribu Metrix Ton

Direktur Ritel dan Pemasaran PT Pertamina,  Mas'ud Khamid
Reporter: Firmansyah


PALU (Kaili Post) - DEMI menjamin ketersedian gas elpiji untuk wilayah Sulteng pasca gempa bumi dan tsunami, pemerintah menyediakan stok sebanyak 30 ribu metrix ton gas perharinya. Hal itu diungkapkan Direktur Ritel dan Pemasaran PT Pertamina,  Mas'ud Khamid kepada sejumlah media, Selasa (9/10/2018) di SPBU Dewi Sartika Palu.


Untuk wilayah Sulteng, menurut Mas'ud terdapat tiga SPBE. Kapasitas masing-masing Stasiun Pengisian Bahan Elpiji (SPBE) tersebut mampu menampung sekitar 400 Metrix Ton. Dengan jangka waktu selama empat belas hari kedepannya. "Olehnya, dengan stok tersebut, kami berharap agar masyarakat Sulteng tidak perlu khawatir dengan isu langkanya gas elpiji," ungkapnya.


Untuk mengantisipasi belum beroperasinya pangkalan maupun agen elpiji, Mas'ud membeberkan telah melakukan operasi pasar setiap hari, di wilayah kabupaten maupun kecamatan yang ada di Sulteng.


Bentuk operasi pasarnya lanjut Mas'ud, dengan penyaluran gas elpiji ke kecamatan sebanyak seribu seratus tabung. "Kemarin kami ikut rombongan membawa tabung gas elpiji 3 kg, 5 kg hingga 12 kg ke Wilayah Sirenja Kabupaten Donggala. Alhamdulilah gas elpiji tersebut habis. Hari ini kami akan mengirimkan lagi," akunya.


Penyaluran gas elpiji ke wilayah Sulteng, tutur Nas'ud menggunakan tiga buah kapal angkut KM Kasim, Karmila dan Talita. Melalui Pelabuhan Samarinda menuju SPBE Donggala. Dengan kapasitas masing-masing sebanyak sepuluh ton.


Selain itu, pemerintah juga menyiapkan stok cadangan dengan melalui kapal yang stand by di wilayah seputaran Kabupaten Donggala. "Olehnya kami mengimbau kepada seluruh pangkalan gas elpiji untuk membuka kembali pangkalanya. Sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan gas elpiji," pinta Mas'ud.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN