Gempa Sulteng, Kampanye Harus Dihentikan

Reporter: ikhsan madjido

Salah satu tokoh masyarakat Dolo Kabupaten Sigi, Faruk sepakat kampanye Pemilu 2019 dihentikan sementara demi memfokuskan perhatian dan tenaga bagi pemulihan pasca gempa, tsunami dan likuifaksi yang melanda Palu, Sigi dan Donggala.
“Saya setuju untuk sementara waktu paling tidak untuk wilayah Sulawesi Tengah kegiatan kampaye pemilu dihentikan," katanya.

Sementara, masyarakat yang terdampak bencana di Kabupaten Sigi yang saat ini mengungsi di sekitar pegunungan, sungai dan dataran tinggi serta daerah berpeluang bencana, Faruk meminta agar mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana alam susulan seperti banjir dan longsor.
Faruk

“Diharapkan agar tetap hati-hati dan menjaga jarak aman dengan lokasi yang berpotensi bencana,” ujarnya kepada Kaili Post, Rabu (17/10/2018).
Harapan Faruk ini cukup beralasan, pasalnya Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Senin, 15 Oktober 2018 mengungkapkan bahwa Palu, Sigi dan Donggala yang baru saja mengalami gempa kini menghadapi ancaman banjir bandang.
BMKG memperkirakan potensi curah hujan tergolong tinggi, 300-500 mm/bulan, dan berpotensi berlangsung hingga Januari 2019.
Curah hujan tinggi perlu diwaspadai sebab pasca gempa akhir September lalu, longsoran mungkin masih terkumpul di wilayah pegunungan.
Menghadapi situasi ini, Faruk menghimbau agar kiranya saling bantu dan saling bahu membahu dalam tanggap darurat pasca bencana ini. “Mari kita saling memberikan informasi dan diharapkan partisipasi warga untuk dapat memberikan laporan apapun juga tentang dampak bencana kepada posko tanggap darurat bencana terdekat,” harapnya.
“Mari kita berdoa, semoga dengan kita meluangkan waktu untuk saling barbagi, saling menolong serta saling peduli akan menjadi berkah untuk kita semua,” tandasnya.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN