Anleg Dukung Tondo Kiri dan THM Ditertibkan

 
Sucipto S Rumu
Reporter: Firmansyah

SEIRING DENGAN Penertiban lokalisasi prostitusi Tondo Kiri oleh pihak Polresta beberapa waktu lalu, legislator Dekot dalam pernyataannya mendukung tindakan tersebut. Anleg juga meminta polisi menertibkan tempat hiburan malam (THM) karaoke dan sejenisnya yang mulai marak dibuka.

Senin (19/11/2018) Sucipto S Rumu usai rapat Paripurna menekankan bahwa tindakan aparat dalam mengentikan semua kegiatan yang berbau prostitusi di lokalisasi tersebut, patut diberikan apresiasi yang baik. Selain menilik dari aspek agama, maupun faktor kesehatan.

Selain itu, ungkap Sucipto. Hal tersebut juga sesuai dengan salah satu visi misi Wali kota, dalam menjadikan Palu sebagai kota jasa berbudaya dan beradat. Berlandaskan iman dan taqwa. " Olehnya, kami selaku wakil rakyat. Sangat mendukung tindakan dari pihak Polresta Palu. Dalam menghentikan kegiatan prostitusi di Tondo Kiri, " paparnya.

Anggota Komisi B itu juga mengatakan bahwa warga  juga memiliki sudut pandang yang sama terkait hal tersebut. Karena dia yakin bahwa masyarakat kota Palu yang pluralis dan beragama, serta menjunjung tingi nilai agama, adat budaya ketimuran, pasti merasa resah dengan adanya kegitan " esek-esek" di tempat tersebut. Belum lagi di kota Palu dikenal dengan organisasi keagamaan terbesar di Sulawesi. Yaitu Alkhairat.

Ditambahkanya, aparat keamanan, harus bertindak tegas dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Untuk menghentikan semua kegiatanya. Karena tempat tersebut dalam eksistensinya, termasuk dalam kategori praktek ilegal. Atau tidak memilik izin dari pemerintah.

Hal senada juga diungkapkan oleh rekan satu fraksinya (PKS) Rusman Ramli. Menurutnya, langkah yang diambil oleh Polresta Palu, merupakan perwujudan dari salah satu visi misi dari Wali kota tersebut. Semua lembaga, pemerintah maupun masyarakat sepatutnya mendukung kegiatan itu.

Belum lagi, lanjut Rusman. Dikeluarkanya surat edaran Wali kota untuk menghentikan semua aktifitas saat azan dikumandangkan. Serta melakukan sholat berjamaah. " Hal ini merupakan satu langkah yang maju untuk menjadikan Palu sebagai kota yang beriman dan bertaqwa, " ungkapnya.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN