Antrian Panjang Bukan Indikasi BBM Langka


Foto : Darman, Operation Head TBBM
reporter/poso:ishaq hakim

PIHAK Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) yang berada di Kelurahan Moengko Baru, Kecamatan Poso Kota menyebutkan antrian panjang yang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bukan menjadi indikasi terjadinya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal itu disampaikan oleh Darman, selaku Operation Head (OH) TBBM Poso kepada media  (27/11/2018).

Disampaikannya, antrian tersebut di indikasi karena adanya peningkatan jumlah konsumen dan pengguna BBM yang nota bene para penjual BBM eceran yang ada di kios-kios. Hal itulah yang menyebabkan antrian panjang yang terjadi sekarang ini di Poso.

Sementara, stok BBM di TBBM Moengko tidak ada masalah. Bahkan menjelang Natal dan Tahun Baru nanti, aman dan tidak akan habis untuk wilayah Poso dan sekitarnya. ‘’Jadi, selain stok kami yang masih banyak, dalam satu dua hari kedepan kami juga akan mendapat penambahan lagi stok BBM yang akan di datangkan dari Bau-bau Sulawesi Tenggara, melalui kapal laut menuju TBBM Moengko,’’ ucapnya.

Ia berharap, agar pihak SPBU harus mendahulukan pelayanan kendaraan mobil atau motor terlebih dahulu, bukan mengutamakan jeriken atau gallon. Hal tersebut untuk mengantisipasi antrian panjang di SPBU. "Kalau jeriken dan gallon itu tidak menumpuk di SPBU, saya rasa tidak akan terjadi antrian panjang seperti yang kita lihat sekarang ini di Poso," ujarnya.

Untuk diketahui, pihak TBBM Moengko sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk mengakomodir peningkatan BBM di Poso, sehingga para pengendara tidak perlu lagi khawatir akan terjadinya kelangkaan BBM di saat Natal dan Tahun Baru tiba. "Kita akan terus melakukan koordinasi secara intensif kepada setiap lembaga penyalur. Semoga keadaan lebih baik," tutupnya.**
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN