ForBes Gandeng Peradi Terima Aduan Korban Bencana


ForBes Indonesia menggandeng Pusat Bantuan Hukum DPC Peradi Kota Palu bekerjasama  menangani masalah hukum dan pengaduan dari korban bencana Pasigala

Reporter/Pasigala: Ramdan otoluwa

FORUM Bersama (ForBes) Indonesia menggandeng Pusat Bantuan Hukum DPC Peradi Kota Palu untuk bekerjasama dalam menangani masalah hukum maupun pengaduan dari korban bencana Pasigala. Dengan adanya lembaga advokasi itu, maka Forbes Indonesia resmi membuat tambahan Posko yakni Posko advokasi hukum Korban Bencana Pasigala (PAHKBP).  

Setiap aduan korban bencana baik itu masalah kredit, bantuan yang tidak adil, maupun hal lainnya akan diproses oleh tim advokasi di Mabes Forbes Jalan Setiabudi No 72, Kota Palu.  Ketua Umum ForBes Indonesia Ronny Tanusaputra mengatakan pihaknya kerap menerima aduan masyarakat berkaitan dengan hak para korban bencana. 

"Dengan tim advokasi itu nantinya kami akan melakukan upaya penanganan hukum, apakah itu persoalan kredit korban maupun masalah lainnya, " kata Ronny di Mabes ForBes Indonesia, Sabtu 24 Novenber 2018 lalu. 

Ia menjelaskan, masalah pemulihan korban bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah melainkan semua pihak. ForBes Indonesia kata dia, hadir untuk membantu baik dalam hal penyediaan logistik, penanganan hukum, pemberdayaan masyarakat khususnya menghidupkan kembali perekonomian. 

‘’Kami sudah punya konsepnya untuk bagaimana para korban bisa bangkit khususnya dalam hal perekonomiannya. Salah satunya kami bakal membuat program budidaya kopi dan menyiapkan semua bibit dan peralatan kemasnya serta pemasaran," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kabupaten Donggala Vera Laruni bersama Forbes Indonesia, Indonesia Unity dan Yayasan Usaha Mulia langsung memberikan bantuan 500 makanan siap saji, 30 Dus air mineral, 20 galon air mineral, peralatan bayi, peralatan wanita, dan sembako serta lainnya.

Kehadiran Wabup Vera walaupun di luar wilayah kerjanya, namun sempat membuat warga Dolo Selatan tumpah ruah berebut untuk bersalaman. Karena kehadiran Vera dan Forbes tepat di saat banjir di Desa Bangga sedang terjadi.

Sesuai data yang diteriam redaksi Kaili Post bahwa akibat banjir itu ratusan rumah terendam. Banjir bandang menerjang Dusun I dan Dusun II Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (16/11/2018). Banjir datang diperkirakan pukul 19.30 Wita.

Kepada media, Kapolres Sigi AKBP Wawan Sumantri, (17/11/2018) menyebut bahwa penyebab banjir oleh curah hujan tinggi. Akibatnya  debit air Sungai Ore yang melintasi Desa Bangga meluap dan membawa material pasir bercampur lumpur dan batang pohon. Sejumlah personel Subsektor Dolo Selatan dipimpin Kasubsektor dan aparat Desa Bangga koordinasi dengan pihak terkait untuk fokus evakusi warga yang terdampak banjir.

Akibat banjir tersebut pemukiman warga Dusun I dan Dusun II dengan jumlah 154 kepala keluarga terendam air. “Tujuh unit rumah di Dusun I Desa Bangga rusak, satu unit ekskavator milik Balai Sungai Sulawesi III tertimbun material banjir,” ujar Kapolres.

Banjir juga mengakibatkan sekitar 70 hektare persawahan dan perkebunan terendam banjir, saluran primer bendungan irigasi tertimbun material banjir, serta jembatan tidak berfungsi atau tersumbat. Tidak ada korban jiwa, ia pastikan.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN