Gempa Pasigala Gangu Investasi

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi Sulteng, Ir Shandra Tobondo


Reporter: Ikhsan madjido

MUSIBAH Gempa bumi yang menimbulkan tsunami dan likuifaksi di Kota Palu, Sigi dan Donggala mempengaruhi iklim investasi di Sulawesi Tengah. Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi Sulawesi Tengah, Ir Shandra Tobondo mengakui jika iklim investasi di Sulteng pasca gempa sedikit mengalami gangguan.

Meskipun tidak merinci secara pasti sektor mana saja yang mengalami keterpurukan, namun intinya mempengaruhi investasi di daerah ini. Sungguhpun demikian pihaknya terus berupaya agar investor mau kembali menanamkan modalnya dan berinvestasi di Sulteng.

Walaupun mengalami gangguan akibat bencana namun pihaknya optimis bahwa ekonomi Sulteng akan segera pulih kembali. Hal ini mengingat kawasan Sulawesi khususnya Sulteng merupakan pertumbuhan tertinggi yang disumbang dari berbagai komoditas. Selain itu wilayah Sulteng adalah kawasan yang menikmati pertumbuhan ekonomi paling tinggi di Indonesia berkat hortikultura seperti kakao, kopi, termasuk nikel dan smelter di wilayah Kabupaten Morowali  yang bernilai investasi puluhan trilyun rupiah.

Sehingga menurutnya prospek jangka menengah dan jangka panjang untuk investasi di Sulteng masih sangat positif. DPM-PTSP Provinsi Sulawesi Tengah adalah sebagai penghubung utama  antara dunia usaha dan pemerintah, DPM-PTSP Provinsi Sulteng diberi mandat  untuk mendorong investasi langsung, baik dari dalam negeri maupun luar  negeri, melalui penciptaan iklim investasi yang kondusif.

Sasaran lembaga promosi investasi ini tidak hanya untuk meningkatkan jumlah investasi yang lebih besar dari dalam maupun luar Negeri, namun juga untuk mendapatkan investasi bermutu yang dapat memperbaiki kesenjangan sosial dan mengurangi  pengangguran. Lembaga ini tidak semata bertindak sebagai advokat yang proaktif di bidang investasi, namun juga sebagai  fasilitator antara pemerintah dan investor.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN