Hasil Investigasi, Kegiatan Germas Tidak Ada Unsur Pelanggaran Pemilu

Press Release  Bawaslu Poso terkait dugaan bagi-bagi uang oleh oknum caleg  dalam kegiatan Germas di Desa Silanca, Kecamatan Lage beberapa pekan lalu, Senin (26/11/2018).
Reporter/Poso: Ishaq Hakim

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Poso melakukan press release terkait dugaan bagi-bagi uang oleh oknum caleg dari partai Demokrat Poso dalam kegiatan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) di Desa Silanca, Kecamatan Lage beberapa pekan lalu, Senin (26/11/2018).

Ketua Bawaslu Poso Abdul Malik Saleh menyatakan, bahwa dari hasil investigasi beberapa saksi-saksi, bahwa kegiatan tersebut tidak ada unsur kampanye, sehingga tidak terbukti adanya pelanggaran pemilu di dalam kegiatan Germas tersebut.

"Setelah kami melakukan serangkaian keterangan dari saksi-saksi mulai dari tamu undangan, Dinas Kesehatan Poso, pengawas desa hingga pelapor, kegiatan sosialisasi Germas tersebut tidak ditemukan unsur pelanggaran didalamnya terutama unsur pelanggaran pemilu," terangnya.

Dikatakannya, dari hasil keterangan ke 13 saksi berbagai unsur yang telah di investigasi menyatakan bahwa tidak di dapatkan unsur kampanye, unsur mengimbau untuk memilih caleg atau memilih partai tertentu dan tidak adanya atribut partai politik di dalamnya.

Pihak Bawaslu Poso menyatakan, kegiatan Germas Desa Silanca tersebut murni menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan merupakan kegiatan Kementerian Kesehatan RI bekerjasama dengan Komisi IX DPR RI, sehingga dana yang dibagi-bagikan kepada masyarakat berupa uang transport senilai Rp 100 ribu dan kaos oblong merupakan bagian dari kegiatan tersebut.

Seperti diketahui pada tanggal 2 November 2018, Bawaslu Kabupaten Poso menerima laporan masyarakat terkait adanya pemberian uang senilai Rp.100.000, kaos dan jam dinding pada kegiatan Sosialisasi Germas di Desa Silanca yang diselengarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bekerjasama dengan Komisi IX DPR RI.

Dalam laporan itu kemudian pihak Bawaslu Poso melakukan pemanggilan saksi-saksi atas dugaan adanya money politik. Hingga menjadi viral dikalangan masyarakat Poso dan Parpol yang ada di Poso.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN