Jaringan Pipa PDAM Dipulihkan Total


Reporter: Ikhsan Madjido

WARGA Palu, Sigi dan Donggala yang terdampak bencana gempa, tsunami dan likuifaksi nampaknya masih harus bersabar untuk dapat layanan air bersih dari pemerintah.

“Masih sebagian warga yang terlayani kebutuhan air bersihnya, karena petugas kami masih dalam proses perbaikan jaringan pipa yang ada di Kota Palu, Sigi dan Donggala,” jelas Direktur PDAM Uwe Lino Donggala, Hasan Basri di ruang kerjanya, Kamis (1/11/2018).

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Uwe Lino sampai saat ini masih melayani sistem air bersih di Kota Palu, Sigi dan Donggala dengan sistem yang terpisah.

Saat bencana gempa banyak jaringan pipa perusahaan ini yang bocor dan harus diganti.
“Sehari setelah gempa, tim kami sudah melakukan survey tingkat kerusakan. Dan khusus sumber air sumur bor, berdasarkan pemeriksaan dengan geolistrik, itu harus di bor kembali. Dan Dinas PUPR membantu mengobor di titik yang baru,” jelasnya.

Adapun titik sumur bor yang baru, katanya, ada di jalan Maleo, BTN Puskud Palupi dan Kelurahan Duyu.

Untuk pemulihan jaringan pipa PDAM Donggala dibantu relawan dari PDAM Makassar, Surabaya, Balikpapan dan Samarinda.

“Perbaikan pipa ini cukup rumit, karena ditempat satunya diperbaiki bocornya, di tempat lain ada lagi yang bocor. Jadi pemulihan ini menyeluruh. Makanya masih sebagian masyarakat yang mendapat layanan air bersih,” tukasnya.

PDAM Uwe Lino adalah perusahaan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala yang berdiri sejak tahun 1974 jauh sebelum terbentuknya Administratif dan Kota Madya Palu. Kontinuitas pelayanan kepada pelanggan sangat tergantung dari hasil penjualan air/rekening pelanggan, karena PDAM tidak mendapat subsidi dari pemerintah dalam kegiatan operasionalnya.**
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN