Lapak Pedagang Ikan Manonda Akan Direhab


Reporter: Firmansyah

PASCABENCANA Alam, masih banyak pedagang ikan di pasar Inpres Manonda berjualan di bahu jalan. Menyikapi hal itu, ketua DPRD Palu, Ishak Cae menjelaskan bahwa dari hasil kunjungan bersama instansi terkait pemkot, stand atau los tempat mereka menjajakan daganganya perlu untuk dibenahi.

‘’Dari hasil kunjungan kami bersama intansi terkait pemkot, tempat mereka berdagang mengalami kerusakan akibat gempa bumi beberapa waktu lalu. Mereka meminta agar pemerintah untuk melakukan rehabilitasi tempat tersebut. Karena para pedagang khwatir dengan bangunanya yang banyak mengalami kerusakan, " ungkap Ishak, Rabu (28/11/2018) di ruanganya.

Sehingga para pedagang tersebut, lanjut Ishak masih diberikan kesempatan untuk berjualan di jalan seputaran Pasar Inpres Manonda. Hal itu juga sudah diaminkan wali kota. Namun harus bisa menjaga kebersihan, tidak boleh berdagang di sekitar depan pasar, serta tidak mengganggu alur lalu-lintas masyarakat.

‘’Wali kota juga sependapat dengan hal itu, dari pada nantinya dua kali kerja, artinya nanti saat perbaikan, mereka kembali diungsikan, lebih baik sekaligus selesai perbaikan tempat mereka berdagang di dalam pasar, baru sekaligus diarahkan kembali ke tempat semula mereka menjual, " jelasnya. Untuk anggaran perbaikan tersebut, Ishak mengatakan akan menggunakan dana tanggap darurat. Atau bantuan dari para relawan yang siap membantu pembangunan di kota Palu. " Anggaran yang akan digunakan, bisa bersumber dari dana tanggap darurat bencana, atau dari relawan. Bagaimana pemerintah saja yang melakukan koordinir dengan baik, " akunya.

Ditambahkanya, dalam polemik tersebut, pemerintah mendorong kembalinya pertumbuhan ekonomi di kota Palu. Sehingga dalam hal ini, masih diberikan kesempatan, atau dispensasi bagi para pedagang untuk melakukan aktifitas jual beli. Sehingga perputaran roda ekonomi bisa berjalan dengan normal. " Jika mereka dilarang untuk berdagang, hal itu bisa menjadi beban bagi pemerintah. Karena otomatis, kebutuhan hidup mulai dari beras hingga lainya, menjadi tanggung jawab pemerintah, " beber Ishak.**
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN