Membuat Tanah Turun Ini Bahayanya Sumur Suntik


Reportase: Ikhsan Madjido

UNTUK Mendapatkan air bersih, warga Palu dan sekitarnya pada umumnya menggunakan sumur suntik atau air PDAM atau keduanya sekaligus. Karena PDAM terkadang juga mendapatkan sumber air dari sumur suntik/bor. Penggunaan air tanah yang berlebihan bisa menyebabkan subsiden (penurunan permukaan tanah secara perlahan). Berlebihan karena penyedotan air tanah di bagian hilir lebih besar dibanding pengisian lapisan aquifer (air tanah) di bagian hulu.

Pernah diberitakan sekitar 10 tahun silam, bahwa Jalan Thamrin dan sekitarnya (Jakarta) mengalami subsiden sekitar 5 CM per tahun, akibat dari penyedotan air tanah yg berlebihan. Di area tersebut banyak gedung-gedung bertingkat tinggi yg aktivitasnya membutuhkan air bersih (air tanah) yang sangat banyak.

Nah, pasca gempa 28 September lalu, masyarakat mempertanyakan hubungan antara sumur suntik dengan liquifaksi. Pengamat Kebencanaan Sulteng, Abdullah menjelaskan Liquifaksi bisa terjadi pada wilayah yang aquifer bebasnya jenuh air (terutama yang posisinya relatif dangkal dari permukaan tanah) ketika terjadi gempa besar ataupun gempa sedang. Jadi, sumur suntik tidak akan menyebabkan liquifaksi, hanya dapat menyebabkan subsiden jika penyedotannya berlebihan.

Olehnya itu, kata dosen FMIPA Universitas Tadulako ini mari kita jaga dan rawat hutan, sebab  hutan yang tidak rusak  dan hujan yang turun sebagaimana biasanya dalam setiap tahun akan menyebabkan pengisian air ke lapisan aquifer di wilayah hulu berjalan secara kontinyu.

“Dengan demikian, potensi air tanah di Kota Palu akan terjaga kontinyuitasnya dan dapat dimanfaatkan secara optimal,” terangnya.

Ciri Tanah Rawan Likuifaksi

Salah satu ciri utama bisa dilihat dari material dasar penyebab likuifaksi yakni tanah pasir. "Coba ambil tanah dan air di daerah rumah anda, coba rasakan apakah pasirnya banyak. Coba raba dengan tangan saja," tutur Yosef di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Kamis, (11/10), seperti dilansir CNN Indonesia.
Langkah selanjutnya dengan mengamati rumput sekitar yang tumbuh di daerah rumah. Apabila tumbuh rumput jarum, dapat dipastikan materi dasar tanah sekitarnya adalah pasir. "Kemudian  lihat di lingkungan sekitar kalau ada tumbuhan yang bentuknya seperti rumput jarum yang bintang, itu adalah salah satu ciri material dasar di tempat Anda pasti pasir," kata Yosef. Likuifaksi terjadi karena tanah kehilangan kekuatan karena tegangan atau getaran yang biasanya terjadi saat gempa bumi. Tanah pun berubah menjadi lumpur seperti cairan dan kehilangan kekuatannya.**
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN