Nanti Didemo, PDAM Perbaiki Pipa Bocor


 
Warga BTN Puskud Palupi Demo PDAM Uwe Lino Tuntut Perbaikan Pipa Bocor
Reporter: Ikhsan Madjido

 SEJUMLAH Karyawan PDAM terpaksa memperbaiki dan menyambung pipa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Uwe Lino Kabupaten Donggala yang bocor saat dilanda gempa akhir September lalu di kompleks perumahan BTN Puskud Palupi, Palu (Selasa, 27/11/2018).

Akibat rusaknya pipa ini, ratusan pelanggan PDAM di kompleks ini tidak bisa menikmati air. Karena hanya dijanji-janji untuk diperbaiki, akhirnya sejumlah warga mendemo kantor PDAM di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Palu.

“Kalau kami tidak demo tadi di kantornya, belum tentu mereka datang memperbaiki saluran pipa di kompleks kami,” kata Ketua RT 1 BTN Puskud, Ridwan yang mengkoordinir warga untuk mendemo PDAM.

“Warga tidak akan tinggalkan kantor PDAM kalau mereka tidak datang sekarang juga memperbaiki pipa yang bocor,” imbuh M Akhir, salah satu warga.

Sudah dua bulan warga cukup bersabar tidak terlayani air bersih. Kalaupun ada tanki air dibawa mobil 
PDAM, namun warga harus merogoh kantongnya demi sekedar “pembeli bensin” untuk karyawan PDAM. 

“Padahal biaya beban kami tetap harus bayar. Makanya kami menuntut jika 1 x 24 jam air belum jalan, biaya beban selama 6 bulan dihapuskan,” terang Ridwan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Uwe Lino, Hasan Basri yang turut hadir di lokasi perbaikan pipa mengaku akan segera memperbaiki jaringan pipa di BTN Puskud, dan mengenai tuntutan penghapusan beban, pihaknya tidak dapat memenuhinya karena operasional PDAM.

“Pasti kami perbaiki dan minta pengertian masyarakat karena perusahaan ini tidak disubsidi pemerintah. Operasional perusahaan tergantung iuran pelanggan,” kilahnya. “Perbaikan pipa ini cukup rumit, karena ditempat satunya diperbaiki bocornya, di tempat lain ada lagi yang bocor. Jadi pemulihan ini menyeluruh. Makanya masih sebagian masyarakat yang mendapat layanan air bersih,” tukasnya.

PDAM Uwe Lino adalah perusahaan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala yang berdiri sejak tahun 1974 jauh sebelum terbentuknya Administratif dan Kota Madya Palu. Kontinuitas pelayanan kepada pelanggan sangat tergantung dari hasil penjualan air/rekening pelanggan, karena PDAM tidak mendapat subsidi dari pemerintah dalam kegiatan operasionalnya.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN