Pasokan BBM Kembali Normal di Palu


Pasokan BBM di Kota Palu mengalami kelangkaan beberapa waktu Lalu

PASOKAN Bahan bakar minyak (BBM) di Kota Palu dan sekitarnya, kini sudah kembali normal dan masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan kebutuhan itu. "Syukur BBM di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) sekarang ini sudah normal dan tidak terlihat lagi antrean panjang," kata Edy, salah seorang pengendara sepeda motor di Palu, Minggu.

Ia mengatakan selama beberapa hari ini kendaraan terpaksa antre di SPBU karena pasokan sering terlambat masuk. Selain itu, kata dia, BBM yang masuk hanya bensin (premium) saja. Untuk BBM jenis pertamax, petralite dan solar sama sekaligi tidak masuk di SPBU.

Tetapi sejak Minggu (25/11), semua jenis BBM sudah masuk di SPBU dalam jumlah memadai sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan memperolehnya.

Hal senada juga disampaikan Ati, salah seorang karyawati SPBU di jalan Touwa Palu Selatan. Ia mengatakan semua jenis BBM sudah ada di SPBU. Masyarakat yang sebelumnya hanya bisa mengisi kendaraan dengan premium, kini sudah bisa mengisi kendaraannya dengan pertalite atau pertamax.

"Jadi sekarang ini kendaraan sudah tidak antre lagi di SPBU," kata dia.

PT Pertamina (Persero) mengaku terjadi kendala pada kapal tanker pengangkut BBM dari Balikpapan, Kalimatan Timur, menuju terminal BBM Donggala sehingga SPBU di Kota Palu, Sulawesi Tengah dan sekitarnya mengalami kekosongan.

"Pengiriman BBM jenis pertalite dan pertamax menuju palu memang saat ini terhambat, namun kami tetap berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Unit Manager Communication & CSR MOR VII Sulawesi M Roby Hervindo.

Roby mengemukakan, mengantisipasi kekosongan, pihaknya menambah penyaluran BBM jenis premium sebanyak 430.000 liter per hari atau 150 persen ke semua SPBU di wilayah Kota Palu dan sekitarnya.

"Rata-rata konsumsi normal premium di Palu dan sekitarnya sebanyak 200.000 liter per hari," tambahnya.

Sejak beberapa hari terakhir, banyak warga mengantre membeli BBM di SPBU hingga berjam-jam, bahkan penyaluran sering macet dan cepat habis.

Hal ini sangat berdampak terhadap roda pembangunan dan perekonomian masyarakat di ibu kota Provinsi Sulteng tersebut

Ketahanan stok BBM di TBBM Donggala dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan selama lebih dari enam hari ke depan. Ia juga mengatakan tanker yang membawa pasokan pertamax dan pertalite menuju TBBM Donggala sudah tiba dan telah dipasok ke SPBU di wilayah Palu dan Donggala serta Sigi.**

Sumber: antaranews sulteng

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN