Simposium Bahas GTL dari Beragam Analisa


Sumber : humas pemprov

GUBERNUR Longki Djanggola kemarin (01/11/2018) membuka acara simposium himpunan ahli tehnik hidraulik (HATH) Indonesian dengan tema cukup kondisional yaitu ‘Beragam sudut pandang menyikapi, Gempabumi, Tsunami dan Likuifaksi (GTL)’  yang belum lama ini menerpa Pasigala (palu, sigi dan donggala) di Aula Bapelkes Jalan Moh. Yamin Palu.

Kadis Cipta Karya dan SDA, Saliman Simanjuntak yang merupakan Ketua HATHI Sulteng menyampaikan bahwa dengan terjadinya GTL yang terjadi di Pasigala muncul berbagai analisa analisa. Ada analisa yang menurut akal sehat bisa diterima tetapi tidak ilmiah, ada juga analisa terjadinya bencana yang berbau mistis tetapi ada juga analisa teknis yang sifatnya ilmiah.
Untuk menyamakan analisa analisa tersebut digagaslah kegiatan simposium untuk melakukan analisa teknis yang sifatnya ilmiah tujuannya untuk memberikan kajian terhadap apa yang akan dilakukan ke depan untuk melindungi anak cucu kita dari bencana GTL. 

Ketua III HATHI Pusat Eko Subekti menyampaikan apresiasi dan bangga atas inisiatif Saliman Simanjuntak selaku HATHI Sulteng yang tanggab untuk melakukan kegiatan tersebut. Dengan melihat fenomena dampak GTL di Palu, Sigi dan Donggala merupakan fenomena baru yang belum pernah terjadi. Sehingga sangat menarik untuk dilakukan kajian dan kejadian ini menjadi mata kuliah baru yang diciptakan Tuhan YME.
Hasil sarasehan ini kata Eko Subekti akan didokumentasikan dan diberikan kepada pemerintah dalam hal ini Kementrian PUPR sebagai masukan dalam rangka pelaksanaan pembangunan di Palu, Sigi dan Donggala.

Gubernur Longki membenarkan banyak komentar komentar dengan kejadian GTL. ‘’Tetapi kita harus akui bahwa dampak bencana Gempabumi yang terjadi sangat sempurna sesuai dengan pendapat para profesor dari Amerika, Singapura dan Korea. Untuk itu saya mengharapkan adanya kajian terhadap fenomena fenomena dampak tersebut guna menyamakan presepsi.’’ Harap gubernur.

Gubernur menandaskan bahwa yang tinggal di Sulawesi Tengah sudah ditakdirkan daerah yang dilalui jalur lempengan Palu Koro. Olehnya, gubernur minta harus bersahabat dengan kondisi alam. ‘’Jangan malah takut karena sesuai hasil kajian hanya satu daerah di Indonesia yang tidak berdampak gempa hanya Pulau Kalimantan. Selain itu semuanya rawan dampak gempa. Kita harus bergandengan dengan gempa,’’ ajak gubernur.

Ia selanjutnya menyampaikan bahwa saat ini pemerintah Sulteng melakukan perubahan RTRW yang dibiayai work bank dan perubahan RTRW Sulteng harus memuat mitigasi gempa dengan maksud masyarakat ke depan diberikan himbauan bilamana ingin membangun.

Kegiatan itu dihadiri Satgas PUPR Arie Sutiadi dan para ahli geologi, ahli hidraulik dan masyarakat dari Sigi, Donggala dan Palu. Terakhir Ketua III HATHI Eko Subekti mewakili Ketua Umum HATHI Pusat memberikan bantuan Rp100 juta untuk HATHI Propinsi Sulteng yang diterima Saliman Simanjuntak disaksikan gubernur.** 
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN