Sofyan farid lembah: Soal Zonasi, Ombusman Minta Masif Disosialisasikan


 
Kepala Ombusman Sulteng, Sofyan Farid Lembah
Reporter/pasigala : Andono wibisono

TERKAIT Dengan hasil pemaparan Bappenas dan JICA terkait dengan pemetaan (zonasi) wilayah rawan bencana, Ombusman perwakilan Sulawesi Tengah meminta pemerintah provinsi, kabupaten/kota mulai sekarang masif menyosialisasikan hal tersebut. Dengan sosialisaisi yang baik, benar dan tepat maka warga juga akan mendapat edukasi soal kezonaan dengan benar, kata Kepala Ombusman Sulteng, Sofyan Farid Lembah pada kailipost.com

Zonasi wilayah rawan bencana saat ini menjadi kekuatiran publik. Bagaimana Anda melihatnya?  ‘’Seharusnya tidak seperti itu. Zona itu soal kerawanan saja. Jadi harus ada penjelasan khusus lewat implementasi rencana induk seperti perubahan RTRW kabupaten dan Kota. Disitu harus ada arahan soal pola dan model pembangunan

Selain itu, inti dari semua rencana cukup baik. Tapi yang terpenting, adalah konsistensi menjalankannya di satu sisi dan diperhatikannya masalah masalah sosial dimana ada perlindungan hak hak keperdataan masyarakat, baik menyangkut kepemilikan lahan dan kesempatan berusaha.

Pemetaan zona rawan gempa adalah hitungan akademis. Yang terpenting adalah menyikapinya lewat bersahabat dengan bencana itu sendiri. Masyarakat diarahkan untuk didorong memahami soal mitigasi bencana termasuk kearifan lokalnya. ‘’Yang banyak menjadi pertimbangan untuk mitigasi. Arahan Pemerintah soal bangunan dan aktifitas di lokasi zona harus lebih menjadi proses edukasi.’’ Tandasnya.

Masyarakat bukan hanya diedukasi, kata Ian sapaan akrabnya, tapi juga memahami akses apa yang bisa diperolehnya dari penataan zonasi. Di samping itu juga kebijakan seperti apa saja yang mereka bisa diinformasikan.**




Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN