TERTIBKAN TONDO KIRI

 Satpol PP Masih PERSUASIF

Reporter: Firmansyah

MENYIKAPI Imbauan Wali Kota untuk menutup kegiatan praktek prostitusi di wilayah lokalisasi Tondo Kiri. Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) masih melakukan tindakan persuasif atau pendekatan emosional. Hal itu dikatakan plt Kasat Pol PP, Nathan Pagasongan, Senin (26/11/2018) di sela-sela kegiatan di kantor DPRD Palu.

‘’Metode yang kami gunakan dalam menyikapi imbauan dari Wali Kota, untuk menertibkan kegiatan prostitusi di lokalisasi Tondo Kiri, menggunakan cara persuasif dan kekeluargaan. Dengan mengedepankan sisi kemanusian, namun tetap memegang teguh dan menjalankan tugas kami dengan baik, " tegas mantan Kabag humas Pemkot tersebut.

Selain itu, beber Nathan, imbauan maupun sosialisasi tetap dijalankan. Dengan mendatangi  rumah yang ada di dalam lokasi tersebut.

" Dari pantauan kami di beberapa rumah, untuk sementara ini, tidak ada aktifitas yang dilakukan di dalam lokalisasi tersebut, " jelasnya. Namun jika kedepannya, ternyata imbauan tersebut tidak dihiraukan. Nathan menegaskan Satpol PP akan menindak lanjuti hal tersebut.

" Kami juga masih melakukan patroli di lokalisasi Tondo Kiri, " akunya. Imbauan Wali Kota tersebut, bukan hanya dalam bentuk penghentian semua aktifitas prostusi saja. Namun juga melarang untuk mendirikan bangunan maupun hunian di lokasi tersebut. " Larangan untuk melakukan pembangunan hunian  di sepanjang garis pantai Palu, merupakan Imbauan dari Wali kota, " tandas Nathan.

Untuk penertiban berbagai tempat perjudian, Nathan menambahkan belum mendaatkan arahan terkait hal tersebut. " Belum ada arahan terkait penertiban untuk perjudian. Sementara ini, kami masih fokus untuk penertiban di lokalisasi Tondo Kiri. Jika memang ada laporan dari masyarakat tentang adanya praktet peejudian di kota Palu, akan ditindak lanjuti, " bebernya.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN