Warga Tionghoa Kaltim Bantuan Pengungsi


Reporter    : zubair

SELURUH Elemen bangsa berbondong-bondong turut memberikan bantuan pada korban gempa, tsunami dan likuifaksi yang terjadi 28 September 2018 lalu di Palu, Sigi dan Donggala.Warga keturunan Tionghoa Kalimantan Timur (Samarinda)juga turut ambil bangian.

Matius, koordinator komunitaa Tionghoa asal Kaltim yang dikonfirmasi disela-sela menyalurkan bantuan senilai kurang lebih Rp2 miliar dalam bentuk sembako mengemukakan, adalah bentuk kepedulian antar sesama dan wujud kemanusiaan yang disalurkan oleh warga Tionghoa di Kaltim.

‘’Ini atas prakarsa kami berdasarkan rasa kemanusiaan, apa yang dirasakan warga Palu dan Donggala yang ditimpa bencana yaitu gempa dan tsunami kami merasakan juga. Sehingga dalam waktu dua hari saja kami bisa mengumpulkan sembako yang jika dinilai dalam materi sebesar 2 miliar rupiah lebih," ungkapnya.

Meski belum mampu menjangkau secara keseluruhan, namun penyalurannya sudah mendistribusi empat desa di wilayah Donggala dan satu kelurahan di Kota Palu.Keempat desa itu yakni desa Loli Pesua, Desa Loli Saluran, desa Loli Dondo, dan Loki Oge, sedangkan satunya lagi Kelurahan Watusampu.

Lanjut dia melihat kondisi wilayah terparah yang terjadi pasca taunami dua pekan lalu itu, Ia merasa haru dan ibah betapa dahsatnya gempa yqng diiringi tsunami terjadi 28 September lalu.Paguyuban Tionghoa Kalimantan Timur yang berhasil mengumpulkan bantuan untuk saudara saudara kita di Sulteng tersebut diangkut melalui jalur laut menggunakan Punton dan merapat di Pangga Kulurahan Kabonga Besar.

Melalui relawan masing masing desa dan kelurahan dengan menyiapkan armada berupa truk langsung mengangkut dan mendiatribusikan ke posko masing masing.Selain bantuan sembako, mereka juga menerjunkan tim dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis selama dua.**
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN