Aparat Diminta Seriusi Kasus Pencurian di Palu

'

 Reporter: Firmansyah

Pasca gempa bumi, tsunami dan likuifaksi yang terjadi di Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah, kasus pencurian mulai meningkat. Di masa transisi hingga saat ini, kasus pencurian kerap menghiasi pemberitaan di media mainstream maupun medsos.

Rabu (5/12/2018) di salah satu kafe anggota DPRD Palu, Rusman Ramli dalam uraianya berharap aparat keamanan memberikan perhatian terhadap hal tersebut. ‘’Saya berharap kepada aparat kepolisian bisa memberikan solusi keamanan bagi masyarakat. Sehingga masyarakat bisa merasakan ketenangan dan kenyamanan usai mengalami bencana alam beberapa waktu lalu,’’ ungkap Rusman.

Menurut Rusman, aparat keamanan, dalam hal ini Kepolisian, melakukan berbagai upaya dalam menjamin keamanan masyarakat yang baru saja mengalami bencana maha dahsyat. Dimana bukan hanya korban nyawa saja yang mereka alami, namun juga kehilangan harta benda.

Secara globalnya, lanjut Rusman, pihak aparat keamanan sendiri juga berduka atas kehilangan personilnya saat bencana alam terjadi. Namun hal itu bukan menjadi satu halangan dalam melaksanakan kewajibanya dalam menjaga keamanan masyarakat.

Berbagai langkah dapat di tempuh pihak kepolisian dalam menjaga stabilitas Kamtibmas masyarakat di Palu, kata Rusman. Seperti melakukan koordinasi bersama stakeholder terkait. Melakukan patroli rutin, utamanya ke daerah rawan kriminalitas, maupun di dalam lorong dan gang di setiap kelurahan.

‘’Selain itu, disetiap Kelurahan memiliki Babinkamtibmas maupun Polmas sendiri. Olehnya, diharapkan aparat tersebut bisa lebih pro aktif lagi dalam menyikapi serta mengantisipasi adanya kasus kriminal dalam wilayah penugasanya, " ucap Rusman.**






Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN