Life Skill Bekal Remaja Pasigala

-

Sumber: Biro humpro

BERANGKAT dari pengalaman memfasilitasi remaja di wilayah pascabencana, Yayasan Karampuang asal Sulawesi Barat berinisiatif membekali remaja Pasigala (Palu, Sigi dan Donggala) dengan life skill yang membantu dalam proses recovery pascabencana dua bulan lalu.

‘’Saya setuju para remaja (dilibatkan) jadi fasilitator karena kalian pantas jadi kakak-kakak buat adik-adik kalian di pengungsian," ungkap Gubernur yang diwakili Kepala Biro Administrasi Wilayah Daerah dan Pemerintahan Drs. Irvan Ariyanto, M.Si saat membuka acara Pelatihan Fasilitator Lingkar Remaja Pengungsi Pasigala Senin (3/12/2018), di Hotel Amazing.

Pascabencana, anak-anak adalah kelompok rentan yang sering luput dari perhatian dan kerap dinomor sekiankan urusannya. Padahal mereka juga butuh penanganan yang sama seperti halnya orang dewasa. ‘’Bantuan terhadap penguatan jiwa sangat diperlukan (anak-anak) karena itu Kita harus selalu memberi semangat (ke anak-anak)," kata karo, mengisyaratkan remaja dapat memainkan peran para dewasa.

Ketua yayasan, Karampuang Ida Samhodi sependapat dengan Pemprov dan mengadaptasikan model pelatihan serupa buat remaja-remaja Pasigala. ‘’Sehingga apa yang kami alami, itulah yang akan disharing," ujarnya. Pelatihan yang turut disokong UNICEF ini akan menghasilkan 50 fasilitator remaja yang siap diterjunkan ke 25 titik pengungsian di Pasigala. 

‘’Kami dapat support yang bagus untuk program (pelatihan) selama 3 bulan,’’ beber Aditiya Yudistira. Hadir pada kesempatan itu, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sigi, sejumlah aktivis/pemerhati remaja, serta perwakilan UNICEF.**



Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN