Nelayan Donggala Terima Asuransi

Pemkab Donggala bersama PT JASINDO menyerahkan santunan berupa klaim asuransi nelayan  dan penyerahan   10 unit katinting dilengkapi dengan termos dan mesin genset serta  20 unit perahu  bantuan dari PMI Surabaya.


Reporter/Donggala: Syamsir Hasan

PEMERINTAH Daerah Kabupaten Donggala bekerjasama dengan PT Jasa Indonesia (JASINDO) menyerahkan santunan berupa klaim asuransi nelayan kepada almarhum Abdul Rasyid dan almarhum Masud yang diterima langsung oleh ahli waris, selain itu akan diserahkan juga katinting 10 unit, yang dilengkapi dengan termos dan mesin genset serta  20 unit perahu  bantuan dari PMI Surabaya.

Penyerahan santunan klaim asuransi langsung diberikan Bupati Donggala Kasman Lassa kepada ahli waris senilai 200 juta dan 160 juta,  disaksikan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Perwakilan cabang PMI Kota Surabaya dr. Tri Wahjoedi, Sekretaris Direktur Jendral Perikanan Tangkap Kementrian Kelautan dan Perikanan RI Ir. Yuliadi MM dan Kepala Cabang Palu PT. Asuransi Jasa Indonesia Rahmat S. Manoppo, ST . Bertempat di Desa Wani I Kecamatan Tanantovea, Kamis (29/11/2018).

Dalam sambutan lepasnya bupati berharap, dengan adanya  pemberian bantuan ini  dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Terkait dengan kapal Sabuk Nusantara yang berlabuh didarat tepatnya di Desa Wani akibat tsunami, bupati mengatakan sesuai dengan permintaan masyarakat yang Ada Di Desa Wani I, agar kapal sabuk nusantara tidak usah dikembalikan ke laut dan dijadikan objek wisata. Mengingat ada juga satu kapal besar yang ada diAceh juga berlabuh di darat akibat tsunami dijadikan objek wisata hingga saat ini. 

“Untuk kapal sabuk nusantara, kita harus menunggu izin dari Bapak Presiden, kalau tidak diizinkan oleh Bapak Presiden maka tentunya kapal tersebut, akan dibawa lagi ke laut melalui alat, sehingga nantinya kapal sabuk nusantara bisa beroperasi kembali seperti biasanya,” ujar bupati.

Sementara itu perwakilan dari PMI cabang Kota Surabaya dr. Tri Wahjoedi dalam sambutan singkatnya menyampaikan dengan terjadinya musibah ini,  PMI dalam hal ini hanya bisa memberikan apa yang bisa diberikan, Tri Wahjoedi berharap  semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat bagi  masyarakat yang ada di Desa Wani dan semoga Allah SWT mengubah suatu bencana menjadi suatu kemakmuran bagi Warga Donggala.

Sekretaris Direktur Jendral Perikanan Tangkap Kementrian Kelautan dan Perikanan RI Ir.Yuliadi, MM dalam sambutannya menyampaikan kita hidup dinegara maritim yang memiliki pulau kurang lebih 17.504 pulau, pulau ini rentan terhadap gempa dan tsunami serta likuifaksi.

"Kepada bupati dan jajarannya untuk ke depannya agar dapat mensosialisasikan kepada masyarakat terkait gempa dan tsunami sehingga jangan sampai terjadi lagi korban," pintanya.

Terkait dengan bantuan Klaim Asuransi yang diberikan kepada Abdul Rasyid yang meninggal di laut mendapatkan santunan sebesar 200 juta dan Mas’ud yang meninggal di darat mendapatkan santunan sebesar 160 juta. 

"Dengan adanya bantuan ini agar alih waris dapat mengelola dengan secara baik dan dimanfaatkan, sehingga bisa melahirkan perjuangan Ke 2 Almarhum yang sudah meninggal,” harapnya.

Kepala cabang Palu PT. Asuransi Jasa Indonesia Rahmat S. Manoppo dalam sambutan lepasnya juga menyampaikan ucapan turut berduka cita atas musibah yang menimpa Kabupaten Donggala, khususnya yang menimpa nelayan Kabupaten Donggala.

"Dengan musibah itu kami  akan menyerahkan klaim asuransi kepada bapak Abdul Rasyid dan bapak Mas'ud,” ujarnya.

Diakhir sambutannya ia berharap, agar bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan  duka bagi keluarga yang ditinggalkan dan juga berharap kepada nelayan-nelayan yang ada di Kabupaten Donggala dapat bangkit kembali menuju Kabupaten Donggala lebih baik ke depannya.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN