Ormas/LSM Harus Tingkatkan Peran



Forum Komunikasi Peningkatan Peran Ormas, LSM tahun 2018 dilaksanakan di salah satu hotel di Palu (5/12/2018)
Sumber: Biro humpro sulteng

GUBERNUR diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Muhammad Hidayat Lamakarate membuka kegiatan Forum Komunikasi Peningkatan Peran organisasi masyarakat (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) tahun 2018. Kegiatan itu digagas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Palu dan provinsi di salah satu hotel di Palu (5/12/2018).

Hidayat mengatakan, saat ini dihadapkan dengan berbagai perubahan sosial di masyarakat. Perubahan tersebut berjalan seiring arus globalisasi yang tinggi, sehingga menyebabkan masyarakat kita kurang memiliki kesadaran akan pentingnya peranan dalam dinamika kehidupan masyarakat di daerah, khususnya di Sulteng.

Lebih jauh dikatakannya, dampak kecenderungan perkembangan jumlah organisasi masyarakat dari tahun ke tahun semakin meningkat. Hal ini dapat dilihat dari data keberadaan organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat yang terdaftar di badan Kesbangpol.

Demikian pula halnya dengan keberadaan sejumlah Ormas dan LSM yang secara legalitas belum diakui keberadaannya. Karena belum tercatat di Kesbangpol. Padahal, telah ditekankan pihak Kesbangpol akan mempermudah dan tidak akan pernah mempersulit kepada Ormas dan LSM yang ingin mendaftarkan lembaganya.

Legalitas bagi ormas dan LSM dimaksudkan untuk mencegah konflik antara organisasi kemasyarakatan maupun untuk mempermudah pelaksanaan kemitraan pembinaan dan pengawasan oleh pemerintah terhadap aktivitas Ormas. Lebih lanjut Hidayat mengakui setelah diguncang gempa bumi pada tanggal 28 September 2018 di Palu, Sigi dan Donggala serta Parigi Moutong yang menelan korban jiwa dan kerusakan fisik bangunan dan infrastruktur.

Berdasarkan hasil survei di sejumlah pasar ditemukan barang yang dijual oleh masyarakat yang berasal dari pengungsian yang kemungkinan besar merupakan bantuan bagi korban bencana alam. ‘’Untuk itu kami berharap kepada LSM serta Ormas untuk bersama-sama menjaga jangan sampai ada orang yang memanfaatkan situasi," tegasnya.

Sekdaprov juga mengakui pihak Pemprov telah berpikir keras Bagaimana membantu para pengungsi melalui bantuan peralatan dan modal untuk menghidupkan pelaku UKM dan bukan hanya memberikan bantuan berupa sembako maupun logistik.

Panitia pelaksana Darmoli Dae Patola melaporkan dilaksanakannya kegiatan untuk mengembangkan kesadaran dan semangat kebersamaan dalam membangun bangsa dalam wilayah NKRI. Adapun tujuannya meningkatkan perang ormas dan LSM selaku mitra dalam menjalin hubungan kerjasama dengan pemerintah dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan bangsa diantaranya empati rasa persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI.

Peserta yang mengikuti kegiatan terdiri dari para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat dalam wilayah Kota Palu. Bertindak sebagai narasumber Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Palu, Kejaksaan tinggi Provinsi Sulawesi Tengah, Kapolda Provinsi Sulawesi Tengah dan Kanwil Hukum dan HAM.**  



Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN