RUKD Dikonsultasikan ke Publik

'

Sumber/editor: Humpro sulteng/idham

RENCANA Umum Ketenagalistrikan Daerah (RUKD) kemarin (06/12/2018) telah memasuki tahap konsultasi publik. Gubernur membuka RKP RUKD tersebut.

Listrik, kata gubernur merupakan kebutuhan yang sangat penting dan mendasar, terutama diperkotaan. Karena hampir seluruh aspek kehidupan manusia tidak dapat dilepaskan dari ketergantungan yang tinggi akan tenaga listrik. Kebutuhan itu dari tahun ke tahun terus meningkat seiring dengan pertambahan penduduk, peningkatan taraf hidup masyarakat dan industrialisasi.

Hal tersebut disampaikan yang mewakili Gubernur, yaitu staf ahli bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Hj.Sitti Norma Mardjanu di salah satu hotel di Palu. Menurut Gubernur, dalam rangka penyediaan tenaga listrik yang lebih merata, andal dan berkelanjutan di Sulawesi Tengah, maka diperlukan suatu perencanaan yang komprehensif.

RUKD, adalah rencana pengembangan sistim penyediaan tenaga listrik yang meliputi bidang pembangkitan, transmisi dan distribusi tenaga listrik yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga listrik yang kemudian dijadikan pedoman bagi pemerintah daerah, badan usaha dan masyarakat dalam usaha penyediaan tenaga listrik. 

Sebagaimana diamanatkan dalam UU No.30 Tahun 2009 berkewajiban untuk menyusun Rencana Umum Ketenagalistrikan Daerah (RUKD) yang didasarkan pada Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN). Lebih lanjut disampaikan, RUKD Prov.Sulteng disusun dengan melibatkan OPD terkait, Akademisi dan PLN, serta mendapat dukungan dari Direktur pembinaan program ketenagalistrikan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan yang selalu terlibat dalam Bimtek dan Focus Group Discussion sehingga RUKD Sulawesi Tengah dapat disusun sesuai jadwal yang direncanakan.

Mengakhiri sambutannya Gubernur mengharapkan kepada sejumlah  peserta yang hadir dari Organisasi PerangkaT Daerah Provinsi, Kab/Kota, Kadis ESDM Prov.Sulteng dan Badan Usaha yang terkait dengan perencanaan dan pengembangan ketenagalistrikan, PLN, BPS , agar dapat mengikuti dengan serius dan memberi masukan yang konstruktif demi peningkatan kualitas perencanaan ketenagalistrikan di Sulawesi Tengah.

Sementara itu panitia pelaksana Moh.Suwardi,SP dalam laporannya menyatakan bahwa RUKD ini penting dilakukan guna memberikan informasi dan menerina masukan dari peserta tentang ketenagalistrikan di Prov.Sulteng antara lain tentang kebijakan ketenagalistikan daerah, arah pengembangan penyediaan tenaga listrik kedepan, kondisi kelistrikan saat ini, proyeksi kebutuhan tenaga listrik untuk kurun waktu dua puluh tahun kedepan, potensi sumber energi primer daerah yang dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit tenaga listrik serta kebutuhan investasinya. Bertindak sebagai narasumber dari RUKD ini yaitu Direktur pembinaan program ketenagalistrikan ditjen ketenagalistrikan, PLN area Palu serta akademisi.** 



Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN