Ternak Liar di Bungku Bakal Ditembak

'

Reporter/Morowali: Bambang Sumantri

KECELAKAAN Lalu lintas di wilayah Bungku akibat tabrakan kendaraan roda empat maupun roda dua yang diakibatkan hewan ternak, akhir-akhir ini semakin meningkat.

Pemilik ternak baik sapi maupun kambing masih banyak yang belum sadar akan pentingnya keselamatan pengendara karena tidak mengandangkan hewan ternaknya.

Salah seorang warga yang baru-baru ini mengalami kecelakaan akibat menabrak hewan ternak liar, mendongkol karena bagian depan mobil yang dikemudikannya hancur akibat menabrak sapi di dekat kediamannya.

"Terus terang saya kecewa dengan pengawasan ternak liar, seharusnya ditindaki dengan tegas hewan ternak liar beserta pemiliknya, kalau tidak, akan semakin banyak korban," ungkapnya.

Menanggapi meningkatnya angka korban kecelakaan akibat hewan ternak liar, Sekretaris Dinas Satpol PP Morowali Buharman Lambuli menyatakan bahwa pihaknya telah memaksimalkan pengawasan dan penindakan hewan ternak di jalan umum.

"Kami sudah berusaha untuk menindaki hewan ternak yang berkeliaran, akan tetapi kesadaran pemilik ternaknya belum ada, saya sangat menyangkan kesadar pemilik ternak, padahal kami sudah sering ingatkan pemilik ternak untuk tidak melepas ternaknya, tapi buktinya arahan kami tidak didengarkan," kata Buharman, Kamis (6/12/2018).

Dikatakan Buharman, pihaknya akan bertindak tegas dalam mengawasi dan menindaki hewan ternak liar. Selain itu, pihaknya juga akan menekankan kepada pemilik ternak agar memperhatikan hewan ternaknya yang berkeliaran di jalan umum agar tidak merugikan masyarakat lain utamanya para pengendara.

"Kalau memang pemilik ternak tidak mau bekerjasama dalam mengawasi ternaknya, maka kami akan tembak itu hewan ternak yang tidak dikandangkan dan berkeliaran di jalan umum," tandasnya.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN