Workshop Penyusunan RPJMD Teknoratik

 Workshop Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Teknoratik Kabupaten Donggala Tahun 2018-2024

Reporter/Donggala: Syamsir Hasan

BUPATI Donggala Kasman Lassa membuka secara resmi Workshop Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Teknoratik Kabupaten Donggala Tahun 2018-2024.

Workshop dengan tema "Menghasilkan Dokumen RPJMD Yang Berkualitas Untuk Mewujudkan Perencanaan Pembangunan Daerah Yang Implementatif dan Akuntabel " diselenggarakan di ruang rapat Kantor BAPPEDA Kabupaten Donggala, Senin (3/12/2018).

Turut hadir Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan dan seluruh Pimpinan OPD Kabupaten Donggala. 

Bupati Kasman dalam sambutannya menjelaskan pada pasal 7 Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 menyebutkan bahwa Perencanaan Pembangunan Daerah yang berorentasi pada proses, menggunakan pendekatan  Teknoratik, Partisipatif dan Politis. Perencanaan pembangunan daerah dilaksanakan dengan menggunakan metode dan kerangka berpikir ilmiah untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan daerah. 

Bupati juga menyampaikan dalam penyusunan RPJMD adalah data capaian kinerja perangkat daerah dan kinerja keuangan Lima tahun sebelumnya karena dengan data tersebut, proyeksi capaian kinerja dan anggaran Kabupaten Donggala lima tahun mendatang ditentukan.

Untuk itu bupati meminta kepada seluruh perangkat daerah Kabupaten Donggala, untuk memberikan data terkini dan akurat agar RPJMD Kabupaten Donggala berkualitas dan akuntabel, sehingga RPJMD  Kabupaten Donggala tahun 2019 - 2014 nanti, betul-betul memiliki kadar ilmiah yang tinggi.

Diakhir sambutannya bupati menyampaikan masukkan kepada Tim penyusun rancangan RPJMD tahun 2019-2024 antara lain pertama agar RPJMD Kabupaten Donggala tahun 2019-2024 benar-benar menerjemahkan visi dan misi bupati terpilih periode 2019-20124.

Kedua Program dan kegiatan dalam RPJMD hendaknya memuat anggaran Desa baik yang bersumber dari ADD atau DD untuk pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi desa.

Ketiga program dan kegiatan dalam RPJMD hendaknya mempertimbangkan dampak bencana yang dialami oleh Kabupaten Donggala. Hal ini dimaksudkan agar RPJMD Kabupaten Donggala tahun 2019-2014 dinilai reponsif terhadap keadaan saat ini, tutupnya.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN