.

.

BENDAHARA KPU DONGGALA MENGHILANG?


Rp1 M Belum Dipertanggungjawabkan 
.
Reporter/editor: syamsir hasan/andono wibisono

SEJAK Nopember 2018 silam, Moh Kardi – Bendahara KPU Kabupaten Donggala tiba-tiba menghilang. Telpon genggamnya tidak aktif. Akibat tidak jelas keberadaannya, se isi kantor KPU Donggala dibuat bingung. Pasalnya, sekitar Rp1 miliar belum dipertanggungjawabkan yang bersangkutan. Dana itu terkait dengan dana hibah dari Pemkab Donggala.

Informasi yang dihimpun Kaili Post menyebut terakhir Kardi berada di Jakarta urusan dinas. Setelah itu handphone dan keberadaannya tidak diketahui lagi. Sejumlah pejabat KPU Donggala juga kebingungan karena vitalnya jabatan Kardi. 

‘’Kami dibuat pusing. Kami sudah bingung didesak untuk membuat laporan,’’ ujar sumber kailipost.com Sabtu (5/01/2019) di Banawa.

Pihak KPU Donggala baru dapat mengembalikan dana hibah sebesar Rp108 juta, sedangkan untuk pertanggungjawaban Rp1 miliar, bendahara KPU belum membuatnya. “Itu yang kami ketahui. Silahkan saja ditulis. Yang tahu bendahara,’’ ujar sumber lagi. Semua pihak KPU sudah menemui keluarga Kardi namun hasilnya tidak ada.

Terpisah, PPTK KPU Donggala Pascal Zainuddin pada wartawan (04/01/2019) mengatakan bahwa terkait dana hibah Pilkada 2018 lalu, ia belum dapat memastikan berapa sebenarnya jumlah pastinya yang tersisa. Belum ada dipertanggung jawabkan, sebab yang mengetahui persis persoalan dana yaitu bendahara.’’ Akunya.

“Kami hanya mampu kembalikan 108 juta rupiah dan uang itu pun sisa dana kas dari giro atau bunga bank yang kemudian kami setor ke Pemkab per tanggal 31 Desember 2018 lalu. Kalau ada persoalan dana hibah yang belum distor bertambah 1,9 miliar rupiah saya tidak mengetahuinya, karena kami juga satu kantor di KPUD ini pusing semua dibuat bendahara,’’ jawabnya pada wartawan. 

Pascal menambahkan dia beserta jajarannya yang ada di KPUD menunggu audit dari KPU RI. Sehingga jumlah dana yang belum dikembalikan bisa clear. “Silahkan masyarakat beropini, kami sudah pasrah ditulis wartawan, kami tetap menunggu hasil audit APIP sebagai Inspektorat,’’ tandasnya.**



Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN