Dinas PKP Touna Ekstensifikasi Tanam Padi

.

Reporter/Touna: Yahya Lahamu

DALAM Rangka implementasi strategi percepatan Luas Tambah Tanah (LTT) tersebut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (PKP) Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) telah melaksanakan kegiatan ekstensifikasi tanaman padi pada lahan kering menuju Swasembada beras.

Strategi percepatan LTT tersebut ditempuh dengan cara perluasan baku lahan, peningkatan indeks pertanaman, perluasan areal tanam baru dan optimalisasi pemanfaatan alat dan mesin pertanian.

Pengembangan padi Gogo dilahan kering diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan menyumbang keberhasilan program pemerintah dalam rangka pencapaian swasembada beras dan menghentikan impor beras menuju Kabupaten Touna.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Touna, Ir. Muhammad Nur Rahmat, Rabu (9/1/2019)

Menurutnya, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama balai benih telah melaksanakan perbanyakan benih padi Gogo Varietas Inpago 8 sebanyak 2 ton. Dalam hal ini diharapkan akan menyediakan benih padi gogo sebanyak sekitar 228 ton, dan ada pula kebutuhan BEM h untuk Kabupaten Touna sebanyak 112 ton.

"Sehingga surplus benih padi Gogo kedepannya menargetkan Kabupaten Touna selain sebagai sentra benih padi ladang, juga dapat menutupi defisit beras 13 ribu ton atau menghemat Rp. 133 miliar," tuturnya.

Lanjut Muhammad Nur Rahmat, sedangkan kebutuhan beras di Kabupaten Touna sebesar 20 ribu ton dan produksi hanya 7 ribu ton.

Dari lahan sawah existing 680 hektare sudah ditingkatkan menjadi 221 persen atau menjadi 1.800 hektare, potensi lahan kering sekitar 38 ribu hektare masih belum digarap secara optimal.

"Pengembangan padi Gogo dilahan kering ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan menyumbang keberhasilan program pemerintah," jelasnya.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN