.

.

Kajari Donggala Seriusi Korupsi RTLH

.

Reporter/Donggala: Syamsir Hasan

KEPALA Kejaksaan Negeri Donggala Yuyun Wahyudi menegaskan pihaknya tidak akan main-main menangani perkara korupsi di Kabupaten donggala. Demikian dikatakan Yuyun Wahyudi saat ditanya wartawan mengenai perkembangan kasus dugaan korupsi bantuan bahan bangunan rumah tidak layak huni (RTLH) yang merugikan Negara sebesar Rp 2 miliyar lebih di Dinas Sosial Kabupaten Donggala tahun anggaran 2017.

“Kami tidak akan memberhentikan perkara bantuan bahan bangunan rumah (BBR) yang namanya sudah masuk tahap penyidikan pasti akan berakhir dengan penetapan tersangka,” kata Yuyun dikantornya, Rabu 2/1/2019.

Tambahnya, dalam peroses penanganan korupsi pihaknya tidak merasa bangga jika sudah bisa memenjarakan orang,justru sebetulnya adalah bagaimana perkara korupsi duit Negara yang ditilep bisa dikembalikan ke kas Negara.

”Walah ingat aja ya selama saya jadi Kepala Kejaksaan Donggala saya tidak nego-nego dalam penanganan kasus korupsi, komitmen saya akan melibas perkara korupsi di Donggala, ingat bukan cuma BBR saja,kalau cuma memenjarakan orang gampang, tunggu saja 2019 pasti kasus bantuan bahan bangunan rumah tahun anggran 2017 di Dinas Sosial akan selesai bisa bulan Januari atau Pebruari,“ tegasnya.

Terpisah Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Donggala Palupi Wiryawan yang dikongfirmasi mengatakan, proses pemeriksaan kasus BBR tahun anggaran 2017 masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi.

”Sampai hari ini 2 Januari 2019, sudah seratus lebih yang kami yang kami periksa, termasuk penerima bahan bangunan kontraktor pelaksana pihak Dinas Sosial, serta pemeriksaan barang dari bagian asset. Tujuan proses pemeriksaan saksi untuk mencari alat bukti dan tersangkanya”, pungkasnya.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN