Tak Ada Urusan Politik Demo Buruh


Reporter/Morowali: Bambang Sumantri

SALAH Satu koordinator lapangan (korlap), Julfikar Bualo atau yang akrab disapa Roy, dalam aksi mogok buruh di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) beberapa hari lalu angkat bicara.

Dikatakan Roy, unjuk rasa dilakukan untuk mendukung teman-teman buruh dalam mengekspresikan diri mereka lewat mogok kerja sah yang telah di atur di dalam Undang-Undang. "Aksi ini bentuk protes kepada komitmen untuk naiknya UMSK 20% yang telah ditanda tangani bersama dengan pihak Apindo tidak direalisasi oleh pihak provinsi dan disisi lain, perusahaan menolak komitmen itu karena mengingat keuangan perusahaan hanya mampu menaikkan sebesar 11 persen saja," urainya.

Oleh karena belum ditemukan jalan keluar kata Roy, pihak pemerintah daerah lewat Bupati Morowali menawarkan solusi yaitu berunding kembali dan akan difasilitasi perwakilan buruh ke provinsi untuk mencari solusi yang tepat bagi seluruh buruh.

Pada rapat bersama, Senin (28/1/2019) tersebut  jika hasilnya tidak ada kesepakatan kenaikan UMSK 20% maka aksi mogok dan demonstrasi akan berlanjut.

"Saya menduga ada miss komunikasi antara pihak perusahaan dengan Apindo dalam hal kesepatakan yang dibuat, jadi ini harus dibuka di depan publik siapa sebenarnya dalang dari semua ini agar menjadi pembelajaran bagi pihak tersebut untuk lebih berhati-hati dalam mengambil sikap, kami juga meminta ke perusaahaan untuk tidak memberikan sanksi apapun bagi karyawan yang mengikuti mogok karena mereka sudah dilidungi oleh UU, bagi beberapa pihak juga banyak menyinggung aksi ini mengandung politik karena banyak korlap merupakan caleg, saya katakan tidak ada korelasi naiknya UMSK 20% akan berpengaruh kepada pileg ini karena jauh sebelum pemilu legislatif ini pun kami sudah menyuarakan suara buruh dan juga korlap yang tergabung pun itu tidak semuanya caleg.

L
agi pula naik atau tidaknya UMSK semua kembali ke pilihan masing masing di pileg nanti, bagi saya, lepaskan kepentingan partai apapun dan kepentingan buruh dan rakyat di atas semuanya," jelas Roy.

Ia juga menyampaikan tetap berdoa dan akan terus berdiri untuk menyuarakan suara buruh Indonesia, semoga buruh dan keluarga buruh di PT IMIP lebih sejahtera dan selalu dilindungi Allah SWT dalam aktivitas pekerjaannya.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN