Tanoto Foundation Bangun Sekolah Tahan Gempa

Program bantuan gempa Pasigala Tanoto Foundation disalurkan berupa pembangunan sekolah tahan gempa, di Palu, Kamis (10/1/2019).

Reporter: Firmansyah Lawawi

BERBAGAI Bantuan datang dalam membantu Sulteng pasca bencana alam silam. Baik dari pemerintah maupun lembaga swasta. Seperti Tanoto Foundation, swasta yang akan membangun tiga sekolah dengan kontruksi tahan gempa.

"Untuk Provinsi Sulteng, Tanoto Foundatian akan membangun kembali sekolah yang rusak akibat bencana alam. Dengan menggunakan bahan dan kontruksi tahan gempa," ungkap Rahmat, Manajer Program Tanoto Foundation, di Palu, Kamis (10/1/2019).

Tiga sekolah tersebut, kata Rahmat, seperti SDN 3 Sirenja Kabupaten Donggala, SDN Inpres 14 Pantoloan Kota Palu dan SDN 05 Dolo Kabupaten Sigi.

Kontruksi bangunanya untuk rehabilitasi total ketiga sekolah tersebut menggunakan material baru atau galvanis steel  (baja ringan). Kegunaanya dapat mengontrol suhu, tahan terhadap rayap. Bobot material bangunanya lebih ringan dan dengan sistim bongkar pasang, namun infrastrukturnya permanen.

"Penggunaan bahan tersebut sangat efesien untuk daerah yang rawan gempa bumi. Sistim pembangunanya knock down, penggunaan material semen hanya untu pondasi dan lantai bangunan. Selebihnya tinggal memasang kontruksi lainnya. Sehingga pembangunanya cepat, serta bangunanya tahan terhadap gempa," jelas Rahmat.

Untuk total dana yang dipergunakan untuk pembangunan tiga sekolah di Pasigala menurut Rahmat, mencapai 3 Milyar. "Karena masih menunggu pengiriman material keselurhan bahan yang akan digunakan untuk pembangunan tiga sekolah. Ditargetkan akan rampung di bulan Mei atau masuk pada tahun ajaran baru," akunya.

Proyek pembangunan tersebut kata Rahmat, berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menetukan lokasi pembangunan sekolah.

Tanoto Foundation sendiri telah berdiri pada tahun 2009 lalu dengan tujuan memberikan bantuan kepada daerah-daerah yang ada di Indonesia, dengan meniti beratkan pembangunan pada sektor pendidikan. "Sebelumnya, kami juga telah bergerak di tiga provinsi di Sumatera yaitu Jambi, Riau dan Sumut. Tahun 2018 di Kaltim serta Jateng. Untuk Sulteng, kedepannya mudah-mudahan kami bisa membantu dalam jangka yang lebih lama lagi," jelas Rahmat.

Ditempat yang sama, Kabid pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Donggala Yusuf menjelaskan bahwa infrastruktur bangunan sekolah yang ada di wilayahnya, tercatat sekitar 300 sekolah mengalami kerusakan. Mulai dari tingkat TK SD, SMP  hingga SMA.

Dari 300 sekolah tersebut. Salah satunya mendapat bantuan pembangunan dari Tanoto Foundation. Yaitu SDN 13 Sirenja.

Dari beberapa sekolah yang direkomendasikan untuk dibangun, Tanoto Foundation memilih SDN 13 Sirenja. Dengan pertimbangan di sekolah tersebut yaitu terletak di Desa Lende, lokasinya berdekatan dengan pusat gempa tanggal 28 September silam.

Tanoto Foundation merupakan lembaga kemanusian yang dimotori oleh pengusaha Sukanto Tanoto yang peduli dengan pendidikan. Pendiri PT. Raja Garuda Mas (RGE) ini dikenal sebagai raja kelapa sawit dan kertas. Salah satu brand produksinya seperti kertas Paper One.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN