Bupati Touna Resmikan Pasar Rakyat Pasokan


Reporter/Touna: yahya lahamu

BUPATI Tojo Una-Una (Touna) Mohammad Lahay, SE, MM meresmikan pemanfaatan pasar rakyat Pasokan, Kecamatan Walea Besar, Kabupaten Touna, Rabu (30/1/2019).

Turut hadir dalam peresmian tersebut Asisten III Sekertariat Daerah Kabupaten Touna Drs. Hambia Soetedjo, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Kabupaten Touna Nawatsara Panjili, SE, M.Si, Kepala Bappeda,  Staf Ahli Bidang Keuangan, Sekretaris Dinas Perikanan, Kabag Humas dan Protokoler, Kabag Perekonomian dan Kabag  Pembangunan, Camat Walea Besar, Kepala Desa se-Kecamatan Walea Besar, dan tamu undangan lainnya.

Bupati Mohammad Lahay mengatakan, seiring dengan semakin pesatnya perkembangan daerah kita yang ditandai dengan terbukanya transportasi antara daerah yang diikuti pula dengan semakin banyaknya pedagang yang melakukan transaksi jual beli dibutuhkan wadah yang bisa menampung para pedagang khususnya pedagang kaki lima yang selama ini hanya menjajakan dagangannya dipinggir-pinggir jalan yang tentunya sangat mengganggu ketertiban, khusussnya pera pengguna jalan.

"Saat ini pemerintah daerah telah menyiapkan wadah tersebut dalam sebuah pasar yang lebih reprensentatif dibandingkan dengan pasar yang ada sebelumnhya. Sejalan dengan Program Pemerintahan Presiden kita untuk membangun 5000 pasar selama 5 tahun," kata Bupati.

Untuk itu, kata Bupati, Pemerintah Kabupaten Touna melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan ikut mendapatkan bagian dalam pembangunan pasar rakyat baik melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Dana APBN Tugas Pembentuan Kementrian Perdagangan Repoblik Indonseia.

"Pemerintah Kabupaten Touna saat ini telih memiliki 49 pasar rakyat yang terdiri dari pasar desa, pasar kecamatan serta pasar tradisional moderen yang hingga saat ini masih digenjot pembangunannya untuk dilengkapi saran dan prasarana agar secepatnya bisa dimanfaatkan penggunaannya, termasuk pasar rakyat di Desa Pasokan," ujar Bupati.

Lanjut Bupati, pasar rakyat Pasokan direvitalitasasi melalui anggaran Dana Alokasi Khusus dari Kementrian Perdagangan RI sebesar Rp. 2.832.800.000 pada tahun anggaran 2018.

"Olehnya, Pemerintah berharap fasilitas sarana perdagangan berupa pasar rakyat dapat dimanfaatkab sebaik-baiknya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat disektor perdagangan, serta mempermudah masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang terjangkau," harapnya.

Bupati juga mengatakan, bahwa Pemerintah Daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan juga akan terus berupaya semaksimal mungkin akan melengkapi fasilitas yang dibutuhkan pasar rakyat Pasokan, sehingga dapat dimanfaatkan lebih baik lagi.

"Harapan Pemerintah Daerah dengan dimanfaatkan pasar ini akan semakin banyak para pedagang yang akan menjual barangnya dipasar ini dan akan tercipta persaingan harga yang sehat yang dapat dijangkau oleh masyarakat sehingga tidak perlu lagi untuk membeli barang-barang kebutuhan ketempat yang lebih jauh mengeluarkan biayan leboh tinggi," tukasnya.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN