Dana Stimulan Dipastikan Tidak “Cair”


Reporter: Ramdan Otoluwa

KETUA Satgas Penanggulangan Bencana Sulteng, Kementerian PUPR, Arie Setiadi Moerwanto, menegaskan dana stimulan bagi korban bencana alam di Kota Palu, Sigi, Donggala dan Parigi-Moutong (Padagimo) yang rusak tempat tinggalnya tidak akan dicairkan dalam bentuk uang, namun sebaliknya dicairkan dalam bentuk bahan baku bangunan sesuai jumlah dana tersebut.

Sebagaimana yang dijanjikan pemerintah, bagi warga yang rumahnya rusak berat atau hilang akan diberikan dana sebesar Rp50 juta, rusak sedang Rp25 juta dan rusak ringan sebesar Rp10 juta.

Pemprov bersama pelaksana teknis, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mensosialisasikan dana stimulan tersebut secara detail.

Kalau ada masyarakat yang sudah memperbaiki rumahnya secara mandiri, maka tidak ada masalah. Mungkinkan dicairkan dalam bentuk uang, namun melalui mekanisme yang ketat,” kata Arie saat jumpa pers di kantor BPJN, Selasa (12/2/2019).

“Kalaupun sudah diperbaiki, diperbaikinya seperti apa? Sebab sekarang, data awal itu tengah divalidasi kembali harus sesuai data awal dan catatannya adalah harus memiliki kontrol publik,” tandasnya.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN