Hidayat: Hindari Program Copas

-

Reporter: Firmansyah Lawawi

WALIKOTA Hidayat mengaku selama tiga tahun kepemimpinannya, masih ada kepala OPD yang tidak mengerti arah program atau tujuan penyusunan program dalam satu instansi.

"Karena mereka hanya melakukan copy paste saja. Mohon maaf jika pernyataan saya kurang berkenan. Tujuan saya hanya ingin kedepannya adanya perubahan dalam lingkup Pemkot," kata Hidayat, Selasa (19/2/2019).

Karena pada penyusunan program di tahun 2017, kata Walikota, terdapat dana sejumlah Rp152 milyar dalam semua program OPD Pemkot yang tidak bermanfaat bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat kota Palu.

Selain itu, beberapa kegiatan-kegiatan yang kurang bermanfaat, seperti sosialisasi, menurut hematnya, perlu dikaji kembali untuk dimasukan  kedalam setiap program OPD kota Palu.

"Lebih baik dana tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang ada di kota Palu. Termasuk saya juga memangkas semua anggaran perjalanan dinas di tiap-tiap OPD Pemkot," ujarnya.

Olehnya, Walikota berharap dalam sisa masa kepemimpinanya, bisa kembali membangun kota Palu pasca bencana alam 28 September silam.

Guna memaksimalkan progres percepatan pembangunan pasca bencana di kota Palu, Walikota menegaskan agar semua OPD dalam lingkup pemkot, untuk segera memasukan rencana programnya.

"Saya berharap bulan April mendatang, semua pimpinan OPD kota Palu, sudah memasukan semua usulan-usulan program kegiatannya. Realisasi semua program tersebut akan dilaksanakan pada bulan Juni," tegasnya.

Mekanisme jenjang penyusunan program dalam satu instansi tersebut, berawal dari eselon IV. Selesai penyusunannya dinaikkan ke eselon III yang melakukan pembahasan dengan menggunakan pendekatan rasional, realistis dan proposional.

Setelah itu dilakukan penyaringan semua program tersebut ditingkat eselon II. "Jika terdapat program yang tidak rasional, realistis dan proposional langsung dicoret," paparnya.

Sehingga begitu program telah diserahkan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) lanjut Walikota, dilakukan asistensi bersama staf ahli dan tenaga ahli pendamping. "Ketika masuk ke ruangan saya, tidak banyak lagi yang harus dianulir," tandasnya.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN