Peserta Pemilu Wajib Memiliki STTP

@Ilustrasi
Reporter: Intan Arief

PESERTA Pemilihan Umum (Pemilu) diwajibkan memiliki Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) kampanye. Hal itu disampaikan Koordinator Divisi Penanganan, Pelanggaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Parigi Moutong (Parmout), Moh Iskandar Mardani, Jumat (15/2/2019).

Dijelaskannya, STTP Kampanye berfungsi untuk keamanan lalu lintas selama masa kampanye berlangsung agar pihak kepolisian dapat mengetahui titik keramaian kegiatan politik.

Begitupun dengan Panitia Pengawas Pemilu (Panwascam), wajib tahu aturan tersebut.

Oleh karena itu, sebagai penguatan, beberapa waktu lalu pihaknya menyelenggarakan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) mengenai hukum dan problematika kampanye Pemilu 2019 yang dihadiri seluruh anggota Panwascam se-Kabupaten Parmout.

"Namun, bukan hanya STTP saja yang perlu menjadi perhatian, tetapi bentuk-bentuk kampanye lainnya yang bisa saja menimbulkan pelanggaran di dalamnya,"terang dia.

Sementara itu, Anggota Panwas Kecamatan Ampibabo, Sumarno menuturkan terkait dugaan tindak pidana Pemilu, pihaknya tidak ada kompromi atau toleransi dengan Calon Legislatif (Caleg) yang membagi-bagikan uang kepada pemilih untuk memilih dirinya.

"Saya sudah lihat ada tanda-tanda hal itu. Tetapi saya tinggal menunggu bukti,"tutur dia.

Soal STTP, sejauh ini tambah Sumarno, sebagian besar peserta Pemilu telah memilikinya."STTP juga bagian dari pengawasan kami. Kalau ada peserta Pemilu yang tidak memiliki STTP, kami akan menghentikan kampanyetersebut," tutup dia.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN