Tak Dapat Sembako Warga Buluri Ngamuk



Sumber: Rafiq/Sulteng Raya
PULUHAN Warga Buluri yang bermukim di luar Hunian Sementara (Huntara) mengamuk di kantor Kelurahan akibat tidak kebagian bantuan sembako dari Dinas Sosial Kota Palu.

Warga Buluri mendatangi kantor kelurahan meminta kejelasan penyaluran bantuan sembako yang hanya diperuntukkan kepada warga penghuni hunian sementara (huntara) Buluri. Bantuan tersebut berupa berupa ikan asing, ikan kaleng, beras 40 kg per kk, minyak goreng dan telur dua rak.

Lurah Buluri, Anwar Daud, mengatakan, bantuan tersebut hanya diperuntukkan warga buluri yang menghuni Hunian Sementara (Huntara) sebanyak 80 kk. Selebihnya, tidak diperuntukkan untuk warga yang lain.

“Data yang kami terima ada 80 kk. Itu saja yang dapat,” katanya saat melakukan audiens bersama warga Buluri yang diwakili Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Buluri, di kantor Kelurahan Buluri, Senin (11/2/2019).

Lanjut Anwar, jumlah 80 kk tersebut sudah sesuai dengan data yang diminta oleh pihak Dinas Sosial untuk disalurkan kepada warga yang membutuhkan. Sementara untuk warga di luar Huntara, pihaknya mengaku tidak bisa berbuat apa-apa.

“Data yang diminta dari kami (kelurahan) adalah data penghuni Huntara, bukan data masyarakat miskin,” tambahnya.

Meski begitu, Anwar mensiasati dengan mengajak kepada warga buluri penghuni Huntara untuk mengikhlaskan sebagian bantuan itu untuk diberikan kepada warga diluar Huntara.

“Setelah melakukan audiens, kami bersepakat warga di Huntara membagikan sebagian bantuan untuk warga diluar Huntara. Ada yang sepakat membagikan berasnya 10 kg sampai 20 kg,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua LPM Buluri, Bahur Yukirante, mengakui mengetahui jelas data tersebut diperuntukkan kepada warga yang bermukim di luar Huntara. Namun pada diirnya tidak mengawal proses penyaluran bantuan tersebut.

“Saya tidak tahu bagaimana penyalurannya. Tapi yang jelas, peruntukannya memang sesuai data yang kami ketahui,” katanya.

Bahur juga menyepakati adanya pemotongan sembako dari warga penghuni Huntara untuk diberikan kepada warga diluar Huntara.

“Ada yang mau bagi 30 Kg beras. Bahkan masih ada sisanya, kita juga ke masyarakat,” jelasnya.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN