Tertunda Bencana, Segera Dibuka Penerimaan CPNS


Sumber: Humpro Sulteng


Bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi tanggal 28 September 2018 di Sulawesi Tengah telah menunda keseluruhan proses penerimaan CPNS daerah khususnya pada Pemerintah Provinsi Sulteng, Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sigi dan Parigi Moutong (Padagimo).

Tapi peluang untuk membuka lagi keran penerimaan pegawai pascabencana makin mendekati titik terang seiring pembahasan teknis pelaksanaan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Drs. H. Moh. Hidayat, M.Si bersama perwakilan BKN (Badan Kepegawaian Negara) dan para kepala BKD (Badan Kepegawaian Daerah) provinsi dan kab/kota se Sulteng, Kamis(7/2/2019), di ruang kerja sekprov.

BKN melalui wakilnya, Sai Muliadi menjelaskan bahwa daerah diberi kesempatan sampai akhir Maret 2019 untuk menuntaskan segala proses yang tertunda mulai dari tahap awal pendaftaran sampai dengan tahapan akhir yaitu pengangkatan CPNS yang lulus seleksi.

Untuk merealisasi kelanjutan tahapan penerimaan maka Ia menambahkan beberapa hal yang mesti dipersiapkan daerah seperti sarana penunjang untuk pelaksanaan CAT (Computer Assisted Test / Ujian Berbasis Komputer) dan gedung yang representatif bagi peserta ujian.

Dari rekap BKN, tercatat lebih kurang 8000-an peserta secara keseluruhan yang meminati sejumlah formasi pada 5 pemda yang ada di Sulteng, dan sudah menyelesaikan tahapan pendaftaran online via situs SSCN.go.id sebelum terjadinya penundaan.

Merespon hal-hal itu, sekprov mengusul  gedung LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan) dijadikan lokasi alternatif pelaksanaan ujian terpusat baik untuk CPNS provinsi maupun bagi 4 pemerintah kab/kota lainnya yang juga tertunda.

Lokasi dalam hemat sekprov dinilai representatif menampung sampai 200 peserta per tiap sesi ujian dari 5 sesi per hari yang dijadwal panitia.

Untuk sarana CAT, BKN melalui kantor UPT perwakilan di Sulteng, memastikan hanya sanggup menyediakan 50 unit komputer.

Defisit 150 unit oleh sekprov, akan disiasati dengan meminjam pakai komputer-komputer LPMP yang kerap dipakai ujian sertifikasi. Selain itu, Ia juga meminta ke tiap BKD kota/kabupaten menyediakan komputer dan laptop guna mendukung kekurangan perangkat CAT.

Lebih lanjut sekprov meminta agar pembukaan kembali alur penerimaan CPNS diumumkan via media elektronik dan cetak, termasuk nama-nama peserta yang sudah terdaftar sampai pada waktu penundaan supaya jelas diketahui instruksi seperti apa yang mesti dilakukan kemudian.

Sekprov juga meminta ke panitia untuk memparalelkan tahapan pendaftaran dan verifikasi peserta agar lebih efektif mengingat makin mepetnya waktu pelaksanaan.

Terkait passing grade ditekankan BKN bahwa tidak ada perubahan dan tetap sama dengan passing grade yang berlaku secara nasional.

Dengan segera dibukanya penerimaan dalam waktu dekat ini, praktis menghidupkan harapan masyarakat yang belum pernah mengikuti CPNS 2018 untuk mengadu nasib dan kemampuannya dengan peserta lain. 

"Ini kan formasi yang tertunda, bagi yang sudah daftar 2018 (di Kementerian/Lembaga/Pemda lain) tapi tidak lulus, maka tidak bisa lagi mendaftar. Tunggu saja formasi 2019," pungkas sekprov.
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN